Sungguh..
Waktu berlalu begitu cepat..
Saat anakku melambaikan tangannya
Seraya mengatakan ucapan selamat
"Abi kerja"
"Hati-hati"
"Ikut dulu"
"Dadah"
Rasanya baru kemarin kami mengajari bicara
Rasanya baru kemarin kami ajarkan berlari
Rasanya baru kemarin kami ajarkan berjalan
Rasanya baru kemarin kami memandikan
Rasanya baru kemarin kami menimang sesaat setelah lahir....
Sungguh,..
Waktu berlalu begitu cepat
Menengok sesaat ke adik-adikku yang t'lah dewasa..
Rasanya seperti masih menatap mereka
Yang hanya setinggi 80 cm
Rasanya seperti masih menggendong mereka
Dipunggung menuju sekolah
Rasanya seperti masih menggandeng
Melewati jalanan becek dan debu
Sungguh,..
Waktu berlalu begitu cepat
Seperti baru saja kulalui masa kuliah
Bahkan kadang seperti beru kemarin selesai SMK
Atau baru kemarin juga keluar dari SLTP
Rasanya baru puas melewati sekolah dasar
Sungguh,..
Waktu berlalu begitu cepat
Dulu yang setiap hari kulalui dengan menatap wajah kedua orang tuaku
Kini kulalui dengan menatap wajah istri dan anakku
Dulu yang setiap hari kulalui dengan pandangan kamar rumah dan jalanan
Kini kulalui dengan pandangan jalanan lautan kantor dan rumah
Sungguh,..
Waktu berlalu begitu cepat
Sesal hanya menambah ketidak ikhlasan dalam menjalani kehidupan
Kadang aku merasa lelah
Dan hanya ingin berhenti disatu waktu
Dan menghentikan waktu sesaat
Untuk menikmati waktu-waktu
Senang bersama kedua orangtua
Senang bersama adik-adik
Senang bersama istri dan anak
Sungguh,..
Waktu berlalu begitu cepat
Karena semua menganggapnya begitu
Dan ingin rasanya
Menganggap waktu itu berjalan cukup lambat