Hujan di penghujung senja

                                                           18-12-2011
Tiada mendung
Tiada awan hitam berjalan
Tiada angin
Tiada tanda kan turun hujan
Namun langit tampaknya suka
Ingin apapun itu haknya
Tiba-tiba hujan
Tiba-tiba panas menyengat
Tiba-tiba dingin
Tiba-tiba gersang sedikit

Hujan itu indah bila dirasa
Namun sayang,..
Banyak yang beranggap itu bencana
Rintik-rintik dikata penyebab sakit
Deras dikata penyebab musibah

Mereka tak mengerti
Hujan itu anugerah
Hujan itu berkah
Sejuk jika dipandang
Segar jika dirasakan
Indah jika kita ingin mendengar
Harum jika ingin mencium aromanya

Hujan,..
Telah lama menemani bumi
Mengantar salam langit
Mengantar kepedulian dari sang rekan
mendinginkan yang panas
Menyegarkan yang gerah
Menyejukkan yang telah membara

Hujan,..
Menemani ku pula sepanjang jalan ini
Walau kadang ku minta berhenti sejenak
Dia selalu mau hadir mendampingi jalan ini
Read More..

Malam sepi

                                                           18-12-2011
Malam tampak sedikit gelap
Tanpa teman yang biasa menghiasi
Tanpa kawan yang biasa menerangi

Udarapun terasa sedikit hampa
Tanpa hembusan yang biasa menyejukkan
Tanpa terpaan yang biasanya menyegarkan

Penghuni malam pun tak menampakkan diri
Suara yang biasa saling bersambut pun tampak sirna
Benar-benar terasa sendiri dalam keheningannya
Ini ada dalam malam yang nyata
Bukan mimpi bukan pula bayangan dalam angan

Yang tersisa hanya suara para manusia malam
Dengan gemuruh nafas dan suaranya yang gaduh
Dengan aktivitas yang tampak bergemuruh
mengisi sisa malam yang nampak kelam

Mata masih tak mau terpejam jua
Tinggal sisa nafas lelah dan pandangan maya
Berteman hati yang terasa sedikit sepi
Bersama tangan kaki
Bersama tubuh ini
Menjaga tongkat dalam hati
Menjaga tiang dalam jiwa yang ingin suci
walau tampak sedikit akan goyah
Namun hati selalu menambah pondasi dalam diri
Mencoba bertahan hingga akhir nafas
Mencoba tetap menjaga walau harus berkorban nyawa
Karena jalanku hanya ada satu
Setelah jalan lain yang tak perlu aku lebur
Dan semua pintu yang tak perlu aku kubur
Read More..

2011 2011

                                                           20-11-2011
Lelah....
Namun senang karena tak lagi gerah
Banyak yang kegiatan tercapai sudah

Terperosok lagi aku ke lubang yang sama kemarin
Memang karena kelalaianku
Persiapan yang benar-benar tak terencana
Dan tampak menganggap biasa

Akan ku pastikan
Kemarin adalah hal terakhir aku jatuh
Di dalam jurang yang sama berkali-kali
Akan kuberi pagar
Dan kuberi pembatas
Kuberi tanda
Dan kuberi tutup dengan padat
Agar aku bisa berjalan kembli dengan langkah tegap
Tanpa harus khawatir terjatuh lagi
Namun harus tetap waspada
Pada bencana yang siap menghadang
Read More..

Akhirnya jatuh juga

                                                           14-11-2011
Akhirnya....
Merasakan lagi kegagalan ditengah jalan
Jatuh memang dan terasa sedikit menekan

Namun....
Aku dapat sedikit merasakan
Walau memang karena aku kurang bersiap
Dan kurang sedikit semangat

Aku dapat merasa..
Aku memang manusia
Dan tek selamanya ada dalam posisi yang selalu aman
Ada dalam posisi yang selalu beruntung
Ada kalanya aku harus mencoba
Bagaimana rasanya jatuh dan terjerembab

Namun....
Aku dapat sedikit senang
Seperti yang telah melekat kedalam jiwa
Lebih baik aku gagal dalam tes yang kuhadapi
Daripada harus berbuat curang untuk dapat lolos darinya
Daripada harus berkhianat untuk dapat melaluinya
Atau harus memakai siasat sesat untuk dapat melewatinya
Aku jatuh....
Aku gagal....
Karena hasil jerih payahku sendiri
Dengan karunia yang telah diberikan-Nya padaku
Untuk dapat menjaga langkahku

Walau kehilangan kemampuan dalam tes perorangan
Walau kehilangan kepercayaan diri dalam tes perorangan
Walau tak bisa menjawab dalam tes perorangan
Walau tak bisa mengingat dalam tes perorangan
Aku harus menjaga hati agar tak tergoda
Aku harus menjaga jiwa agar tak terbawa
Aku harus menjaga diri agar tak terhasut sia-sia
Agar tak terseret dalam kecurangan
Menoleh dan menatap
Agar tak terangkut dalam dusta dan ketidakjujuran
Agar tak terikut dalam khianat dari amanah yang dipercayakan

Aku bangga..
Walau aku harus mengulang lagi langkah itu
Namun aku semakin mengerti dalam hidup ini
Semakin Ingin berjalan dijalan yang telah ditunjukkan
Semakin banyak godaan untuk menyimpang dari jalan itu
Semakin banyak hasutan untuk keluar dari jalur itu

Namun bagiku...
Semakin ingin aku
Melalui jalan itu
Walau harus berjuang seorang diri
Walau harus ditertawai
Disalahkan dan dianggap aneh

Namun...
Semakin ingin aku menjaga keyakinan itu
Semakin ingin aku menjaga tongkat itu
Semakin ingin aku menjaga pondasi itu
Read More..

Meet and Gone

                                                           11-13-2011
Pertemuan adalah sebuah awal dari perpisahan
Perpisahan juga sebuah awal dari pertemuan
Seperti duka yang diiringi suka
Seperti derita yang diikuti bahagia
Seperti sedih yang berakhir ceria
Seperti sakit hati berakhir cinta

Terlalu senang dengan pertemuan
Terlalu sedih ketika kehilangan
Terlalu larut dalam ceria
Terlalu suntuk dengan derita

Bertemu....Berpisah.....
Berpisah.....Bertemu......
Hanya dalam sekejap mata bertemu
Hanya dalam sesaat nafas bertemu
Hanya dalam sedetik menatap kamu
Namun harus menunggu lama untuk itu
Namun harus bersabar sekian bulan untuk itu
Namun harus menahan jumpa dalam tahun untuk itu

Dunia ini memang sungguh singkat
Hidup pun jadi terasa singkat
Nafas terasa habis semakin cepat
Tenaga terkuras dalam sekejap kilat
Read More..

Mencoba menjaga api tetap padam

                                                            10-11-2011
Hati terlalu lama menyimpan luka
Tak bisa dibuang ataupun disingkirkan
Hati terlalu lama membawa tragedi
Tak bisa dicuci ataupun dibuat mati

Mencoba hadir dengan selimut senyuman
Yang menghiasi aura disekitar sini
Mencoba tampil dengan baju canda tawa
Yang mengiringi setiap langkah kaki ini
Mencoba tampak dengan topi menawan mata
Yang membuat orang bertanya dalam hati
Mencoba terlihat dangan topeng ketenangan
Yang membuat orang nyaman jika dekat disisi
Mencoba........

Namun kadang hati pun tak tahu
Ketika itu lukanya membawa petaka
Jiwa pun kadang tak mengerti
Tiba-tiba tragedi lama membuat celaka
Diri tak bisa mengontrol lagi
Jika ternyata dari dalam sini
Tersimpan banyak kotoran dari luka yang tak mau mati
Yang semakin lama semakin menutupi
Yang semakin lama kian menjadi
Dan akhirnya api tak terkendali
Apa hati masih mampu untuk bertahan lagi
Read More..

Setia itu mudah

                                                        10-11-2011
Bagi segelintir orang
Setia itu kadang mudah untuk diucapkan
Namun kenyataannya mereka mempermainkan
Berkata tidak namun dibelakang menikam
Berkata akan menjaga namun ternyata hanya dusta
Berkata setia namun akhirnya hanya ucapkan salam

Bagi sebagian orang
Setia itu bagai sebuah permainan
Kadang dibawa untuk disimpan
Namun kadang dilepaskan

Kadang memang ada niat untuk menjaga
Namun ujungnya hanya menyakitkan
Bermain dengan kata dusta
Bermain dengan kata maya
Iya dikatakan tidak
Tidak dikatakan Iya

Namun,..
Semua itu biarlah terjadi
Hatiku mungkin memang pantas untuk didustai
Hatiku memang pantas untuk dikhianati
Hatiku memang penuh dengan sakit hati
Tapi biarlah begini
Tuhan pasti mengerti
Dan akan selalu membimbing hati
Menjalani
Read More..

Malam ini

                                                          08-11-2011
Hujan....
Akhirnya datang
Menemani malam
Menemani pikiran yang hampir tenggelam
Menemani jiwa yang sedikit karam
Menemani hati yang sedikit kelam

Nyaman.....
Segar dalam pikiran

Sejuk dalam kegelapan
Harum dalam keheningan
Indah dalam ketenangan

Diiringi suara jangkrik
Yang tampak sedikit mengkritik
Dan suara nyamuk yang terdengar berisik
Udara pun terasa sedikit pengap
Dengan dingin hanya ada dalam gelap
Bayangan yang berharap

Hari ini telah berlalu kembali
Sama seperti hari-hari yang telah terlewati
Adakah yang dapat mengingatku
Dalam setiap waktu
Adakah yang mau menemaniku
Menemui waktu-waktu baru
Menghadapi dunia yang mungkin telah jemu
Melewati jalan yang aku belum tahu
Belum tahu dengan apa bertemu
Belum tahu dengan apa aku memburu
Hanya bayangan....
Hanya bayangan yang dapat terlukis
Dalam mata yang tak bisa menangis
Dalam jiwa yang sedikit terkikis
Dalam hati yang sedikit mulai habis
Read More..

Menahan yang terpandam

                                                            07-11-2011
Menahan panas dalam dada
Semudah menahan siang tetap ada
Menahan sakit dalam hati
Semudah menahan langit agar tak mati
Menahan ucapan yang siap memecahkan jiwa
Semudah menahan bintang tetap dalam orbitnya

Menahan luka yang terpendam
Seperti menyimpan ular dalam saku yang tak dalam
Menahan kenangan yang menyakitkan
Seperti menyimpan api dalam telapak tangan
Menahan jiwa yang tertekan
Seperti menyimpan dunia dalam genggaman

Mencoba untuk tetap sama
Dalam kata yang senada
Mencoba untuk tetap bisa
tenang dan sabar menghadapi semua
Mecoba menganggap biasa
Nada tinggi yang memekakkan telinga
Mencoba dapat menerima
Ucapan-ucapan yang selalu mencoba

Menjaga agar hati ini tetap terjaga
Menjaga agar mulut ini tetap biasa
Menjaga agar nada ini tetap seperti canda
Jangan sampai terbawa dalam suasana
Yang memancing mengambil kembali simpanan lama
Yang memancing terbuka lagi memori siksa
Yang memancing hadir kembali ingatan tak membawa duka
Yang memancing panasnya hati bertambah besar
Yang memancing parahnya jiwa oleh amarah binasa
Yang memancing berbuat aniaya

Mencoba untuk tetap tenang
Mencoba tetap tampil apa adanya
Mencoba tetap jadi aku yang biasa
Tanpa membuat sakit yang tak bisa
Read More..

Rindu jejak ku

                                                          07-11-2011
Rindu.....
Rumah dimana aq dilahirkan
Lama sudah tak bersua
Lama sudah tak tahu kabarnya

Rindu....
Rumah dimana aku dibesarkan
Lama sudah tak berjumpa
Juga dengan orang-orang yang mulia
Dengan yang luar biasa

Rindu....
Rumah dimana aku belajar awal dari kehidupan
Belajar mengenal yang putih dari gelapnya jalan
Belajar memahami setiap kajadian
Belajar mengerti satu keadaan
Belajar menerima kesalahan
Dan belajar menjadi yang disalahkan

Rindu.....
Rumah dimana aku dididik
Rumah dimana aku mengenal arti pendidikan
Rumah dimana aku mengenal tekad
Rumah dimana aku mengenal semangat
Rumah dimana aku tahu apa itu terus maju

Rindu....
Jalan - jalan yang telah dilalui
Penuh dengan ribuan kenangan
Penuh dengan jutaan kejadian
Penuh dengan milyaran keindahan
Read More..

Jika Keinginan tak terpenuhi

                                                        06-11-2011
Resah hati ini
Gelisah pikiran ini
Rasa di jiwa tak menentu
Dan diri seperti tak mengenal siapa aku

Keinginan...
Kadang susah untuk dibendung
Berjuang kadang malah membuat hati berkabung
Kadang juga susah untuk dikurung
Dan membuat tubuh serasa seperti digulung

Keinginan....
Kadang susah untuk ditahan
Membuat pikiran seperti kesetanan
Melamun tak menentu menjadi beban
Suasana pun terasa sangat membuat bosan

Keinginan.....
Kadang sukar diarahkan
Tiba-tiba muncul tanpa peringatan
Tiba-tiba ingin sekali untuk diwujudkan
Tiba-tiba sangat begitu menekan

Keinginan.......
Perlu latihan untuk dapat mengendalikan
Perlu perjuangan untuk dapat menundukkan
Perlu Usaha untuk mencapai kesabaran
Perlu ujian untuk mencapai ketenangan
Perlu do'a untuk membantu melancarkan
Read More..

Hidup kadang harus Sendiri

                                                         04-11-2011
Mencari kawan..
Yang sejalan diatas jalan lurus
Bagaikan mencari sekeping uang logam
Didalam lautan yang begitu luas

Mencari rekan...
Yang sejalan dengan satu tujuan
Bagai mencari sebatang jarum
Diatas gunung api yang sedang mengaum

Mencari teman....
Yang berjalan bersama satu niatan
Bagai mencari setetes air
Ditengah luas padang pasir

Terasa bagai berdiri ditengah-tengah
Dari pasukan harimau yang siap menjarah
Sedang aku hanya seorang yang lemah
Hanya memiliki prinsip dan keyakinan dalam sebutir timah
Dan dihadapan  hanya ada tiga langkah
Berlari pergi dari semua bedebah
Menjadi seperti mereka dengan jiwa yang patah
Atau bertahan menjadi aku yang lemah namun tak rendah

Jika arus tak deras
Hati pasti tak akan getas
Namun jika arus berbahaya
Hati pasti akan mencoba untuk menjaga
Berlindung dan bertahan dengan tirainya
Berjuang dengan tajam yakinnya
Read More..

Bertahan di tengah Bintang

                                                          31-10-2011
Bersaing ditengah banyak orang
Namun hanya dengan sedikit lawan
Bagaikan sekarung kerang
Ditengah ikan teri yang ribuan

Seperti berjalan sendiri ditengah malam
Tak ada cahaya lalu
Tak ada aroma nafas selain aku
Tak ada yang tahu
Tak ada pula yang berderu

Seperti terbang dengan pesawat sendiri
Hanya ada aku yang berdiri
Tanpa ada seorang pramugari
Tanpa ada siapapun yang menemani
Tanpa ada pilot di atas kursi

Bertempur diatas medan separuh maya
Dengan semangat sedikit membara
Namun sayangnya tak ada satupun yang melawan
Dengan senjata sama sama ditangan dan pikiran
Mereka menampakkan kegarangan yang sebenarnya ciut
Namun karena hati yang busuk mereka mampu menghasut
Mereka menunjukkan kecerdasan yang sebenarnya kosong melompong
Namun mereka sungguh cerdas ketika mencari cara untuk curang dan nyolong

Biarlah mereka tetap mereka
Ditegur pun pasti percuma saja
Biarlah aku tetap menjadi aku
Walau kecurangan dan tekanan dari segala penjuru
Prinsipku tetaplah satu
Read More..

hitam dibalik putih

                                                          27-10-2011
Disetiap masa
Banyak orang mati karena kesombongannya
Disetiap waktu
Banyak orang tersiksa karena merasa tahu
Disetiap musim
Banyak orang jatuh karena merasa paham apa yang ia kecam

Kadang..
Banyak orang merasa mengerti dan paham
Kemudian merasa berhak memberi sebuah kalam
Banyak orang merasa mengerti watak dihadapan
Kemudian merasa berhak memberi kata teguran

Namun...
Banyak orang tak mau menilai diri sendiri
Dibalik hati sesungguhnya
Telah banyak menimbulkan perpecahan
Telah banyak melahirkan perkelahian
Telah banyak memunculkan pertikaian
Telah banyak menyalakan kematian

Dengan orasinya yang begitu mengikat
Dengan iramanya yang penuh hasut
Dengan nadanya yang menarik ke lumpur hina
Dengan kata yang risih di hati

Aku bertemu orang-orang itu
Penampilannya harusnya bisa mengangkat
Mengangkat apa yang juga aku junjung
Auranya harusnya menegakkan
Menegakkan apa yang juga aku tegakkan
Namun sayang..
Yang keluar dari lisannya
Menjatuhkan apa yang telah kutegakkan di medan surga
Menginjak apa yang telah aku junjung dengan sisa iman di jiwa
Dan telah membakar hati yang harusnya dijaga
Serta mengoyak hubungan sosial yang harusnya dipelihara
Read More..

Bertahan

                                                         27-10-2011
Terkadang..
Menjaga hati tetap pada jalan yang seharusnya
Seperti menjaga awan tetap ada

Terkadang...
Menjaga pikiran tetap bersih
Tangan dan kaki mendekati suci
Dan jiwa tetap berdiri
Bagai menjaga angin tetap berhembus di bumi
Bagai menjaga malam tetap menemani

Terkadang....
Menjaga semangat tetap ada
Bagai menjaga jantung tetap berdetak
Menjaga langkah tetap tegak
Bagai menjaga nafas tetap ada
Menjaga suara tak menyakiti
Bagai menjaga darah tetap mengaliri
Menjaga niat tak menyimpang
Bagai menjaga laut tetap menggenang

Semakin ingin mendaki
Semakin berat langkah kaki
Semakin tampak jauh puncak bumi
Semakin luas pandangan dijangkaui
Semakin banyak beban menghampiri
Namun hati semakin diuji
Dan jiwa ingin melewati
Read More..

Sekarang

                                                           10-2011
Kini aku duduk disini
Ditengah barisan bambu yang tegak berdiri
Dipinggir jalan yang sedikit berbatu
Dengan suasana yang dapat menipu

Kupandang bambu-bambu itu
Mereka tergoyang menahan hantaman angin
Kubayangkan jika hanya ada satu batang saja
Dia tetap dapat menahan pukulan badai ditangah medan
Walau harus terpontang panting
Dia mampu berdiri tegap dan perkasa

Tak seperti manusia yang sebagian
Hanya kuat ketika bersama kawan
Hanya jika ramai tampak menakutkan
Hanya jika berkelompok tampak perkasa dan menawan

Namun..
Ketika berdiri dengan nafasnya sendiri
Tak ada daya maupun sedikit upaya
Bahkan suara pun tak ada
Kadang juga memalukan semua
Berjalanpun kadang tak bisa
Kadang dalam hidup mereka pilih binasa
Read More..

Kendali diri

                                                                 10-2011
Menguasai hati..
Kadang mudah kadang pula susah
Menguasai mata...
Kadang ringan kadang pula beban
Menguasai kaki dan tangan
Kadang biasa kdang pula extra
Mengatur ambisi dan emosi
Kadang kecil kadang pula besar halangannya
Mengatur hasrat dan tingginya ego
Kadang sebesar debu kadang sebesar kepala batu
Mengatur nafsu dan nalar yang diburu
Kadang semudah membalik telapak tangan
Kadang pula semudah membalik waktu ke masa lalu

Kaki biasa mundur selangkah
Untuk melihat apa yang akan tiba
Untuk mengatur ulang apa yang akan terjadi
Untuk menentukan apa yang akan dicapai
Namun...
Kadang hati terlalu lemah
Hingga satu langkah dibelakang malah dapat menjatuhkan
Jiwa pun kadang mudah tertekan
Hingga pandangan masa depan tampak buram dan mengerikan
Satu langkah dibelakang pun kadang tampak mencekam
Harusnya membangun pondasi yang menguatkan
Tapi kadang dapat terpeleset jatuh terlalu jauh kedalam

Namun..
Kadang jatuh terlalu dalam itu menguntungkan
Karena menjadi semakin tahu apa yang harus dilakukan
Karena menjadi sebuah pengalaman yang dapat memberikan
Indah namun sedikit sakit jika terus dirasakan
Indah namun sedikit perih jika terlalu ditelan
Read More..

Sedikit Menyimak

                                                            19-10-2011
Jika saja ingin berhenti sejenak
Menyimak rintik-rintik hujan yang indah
Betapa merdunya irama tanpa kocak
Berdentum menyusun langkah demi langkah

Jika saja ingin berhenti sesaat
Menatap bayang-bayang warna terik surya
Betapa indahnya kata ketika dapat terbaca
menghiasi bumi dengan sejuknya sajak menyapa

Jika saja ingin berhenti walau sekejap mata
Memandang rapinya daun ranting dan dahan berserakan
Betapa indahnya rangkaian garis dan warna
Melengkapi dunia dengan pesan yang nyata

Jika saja ingin berhenti walau tak menghampiri
Melihat aliran air walau dipermukaannya yang tampak suci
Betapa cantiknya kalimat tanpa cela yang mampu menggetarkan hati
Mengalir kaligrafi dalam arusnya yang murni

Jika saja ingin berhenti sedikit untuk merenungi
Merasakan hembusan angin diatas tanah dibawah langit yang mengelilingi
Betapa segarnya manfaat yang ditiup dalam hati
Menyusuri nafsu naluri dan nurani disetiap pori

Jika saja ingin berhenti untuk berfikir
Memikirkan dunia dengan segala isi
Betapa megahnya segala posisi yang telah ditempati
Mematuhi alur yang sudah ditetapi

Jika saja mau memahami
Dunia sebenarnya sangatlah indah
Dengan semua rahasia yang terlindungi
Dengan semua ketentuan yang tak membuat gerah

Hanya tinggal kita
Mau mampu dan adakah niat dalam dada
Maukah mencoba hingga akhirnya bisa
Atau menyerah pada keterbatasan yang peka
Read More..

Persepsi

                                                           18-10-2011
Apa yang kita lihat
Kadang berbeda dengan apa yang dilihat orang
Walaupun sama dalam tema
Dan sama dalam masa
Namun sudut yang dipakai berbeda
Maka beda pula isinya

Kadang orang lebih benar dari kita
Kadang pula kita lebih realita
Namun kadang harus memilih satu hal mulia
Menyalahkan diri itu terkadang lebih bijak
Daripada menjadikan seseorang menjadi terpojok
Karena bukan masalah benar ataupun salah
Namun kejadianlah yang menampakkan semua
Menyalahkan diri bukan berarti hina
Tapi kontrol terhadap emosi dan ambisi

Terlebih ketika tak ada benda yang menjadi bukti
Dan tak seorang pun bisa menjadi saksi
Menyimpan aib saudara itu mulia
Dan menghargai itu lebih utama

Kadang butuh berjam-jam
Untuk dapat menyalahkan diri
Untuk dapat menjaga emosi
Untuk dapat menjaga ambisi
Namun berapa hari pun itu terjadi
Itu lebih baik terjadi
Daripada tidak sama sekali
Read More..

Ingatan

                                                         03-11-2011
Lupa..
Kenapa tak juga mau pergi dari kepala
Membuat jalan jadi terasa berat
Membuat pundak menjadi serasa berbeban
Yang penting jadi maya
Yang biasa jadi sirna 
Satu tanda kelemahan jiwa
Satu tanda dari tindakan masa silam
Satu tanda dari cerita masa yang kelam

Lelah menanti..
Namun belum waktunya berhenti
Semua pasti akan terjadi
Dan pasti pula tak dapat dihindari
Walau sudah tahu mata hati
Tak dapat dirubah apa yang telah dilalui
Tak ada kesempatan untuk bisa meratapi
Dan tak ada waktu untuk dapat disesali

Namun....
Masih ada sekuntum kesempatan untuk memperbaiki
Masih diberi daya untuk mencegah yang kemudian terjadi
Masih ada cahaya untuk melangkahkan kaki dan hati
Masih ada pula jalan untuk dilalui

Mentari pasti kan bersinar kembali
Dengan cahaya nya yang indah berseri
Walau membuat basah tubuh ini
Namun yakin alam masih mau tersenyum menyapa hati
Sampai suatu waktu nanti

Dan jika malam tiba
Jangan biarkan berlalu begitu saja
Banyak permata dibalik gelapnya
Banyak hadiah dibalik dinginnya
Banyak senyuman bersama sepinya
Banyak keindahan dalam keheningannya
Ingat ketika berjuang bersama kawan
Menggali cahaya untuk masa depan
Merayap ditengah malam yang menawan
Walau siang baru mulai berjalan
Dan kadang dengan setengah dari semangat dan kebulatan













































































Read More..

Bayanganku

                                                            14-10-2011
Tiap jiwa punya jalan sendiri
Tiap kaki tangan memiliki ability
Tiap nafas punya bidangnya sendiri

Namun sayang..
Aku terlalu serakah
Ingin bisa menguasai semua
Hingga akhirnya puncak pun tak pernah bisa
Mengerti semua namun ahli bukan jalannya

Bagai susunan jari jemari
Bagai permukaan kulit nangka yang sedikit berduri
Bagai gunung-gunung yang duduk diatas bumi

Tak semua sama
Ada yang menjulang, tinggi, dan tegak
Ada yang sedang, berdiri, dan mendampingi
Ada pula yang rendah, diam, dan siap menghabisi
Ada juga yang datar, entah rendah atau tinggi

Tak seperti kaca dipermukaannya yang sama tampaknya
Tak seperti melamin yang halus juga kelihatannya
Rata namun benar-benar sama rupanya
Hingga tak dapat aku mengerti
Mana yang baik mana yang biasa
Mana yang bisa dan mana yang biasa
Mana yang benar-benar berkuasa atau yang hanya sekedar bisa

Terkadang
Mengajak kaki untuk mendaki itu sukar
Menarik hati menuju langit tertinggi itu sukar
Membawa tekad dan niat mengarah ketempat suci itu pun sukar

Terkadang memang butuh sepenggal perjuangan
Bagai sang bulan yang mengejar cahaya surya
Hanya untuk dapat menerangi si malam yang kadang kelam
Dan menyinari kegelapan yang kadang penuh kecaman
Read More..

Nafsu

                                                            13-10-2011
Kadang.....
Hati ini tergoda
Menggunakan selendang kesombongan Sang pencipta
Memiliki pernak pernik pujian untuk sang pencipta

Kadang......
Jiwa ini sangat tertarik
Memakai pakaian dusta dan sepatu tipuan
memakai celana maksiat dan keburukan

Kadang.......
Diri ini benar-benar berambisi
Mempunyai kalung iri
Memakai perhiasan penyakit hati

Sadar memang..
Selendang itu hanya milik-Nya
Pernak pernik itu hanya pantas untuk-Nya
Pakaian itu hanya pantas bagi si setan
Celana itu pun pantas hanya untuk si setan
Kalung itu hanya pantas untuk setan
Perhiasan itu pun pantas untuk setan

Namun tidak bagi kita
Yang hanya boleh menerima
Tak pantas memakai selendang dan pernak pernik-Nya
Kita hanya boleh tahu
Tak pantas mencoba yang telah dipakai setan

Akhirnya hati hanya bisa menjalani
Namun harus teliti dalam membatasi
Harus cermat ketika memiliki
Dan tegas ketika harus menguliti

Berat..
Namun luar biasa yang didapat
Sukar..
Namun dapat menjadi gempar
Read More..

Hati mulai tak bisa menahan

                                                             13-10-2011

Satu hal yang membuat hati tak bertahan di sini

Satu hal yang membuat jiwa merasa ingin pergi
Satu hal yang membuat kaki ingin berlari

Satu hal yang membuat pikiran serasa mati

Ketika berdiri ditengah-tengah ketidakjujuran
Ketika duduk dalam barisan kecurangan
Ketika diam di tepian ketidakteraturan

Prinsip hati terasa ditendang pergi
Keyakinan terasa diinjak oleh belati
Teriris hati melihat kejujuran
  Diinjak mati hingga lenyap dari bumi
Tersayat hati mendengar kejujuran
  Diabaikan terkapar di tengah gurun mati

Sembilan hari lagi di sini
Kadang terasa lama
Kadang terasa cepat
Kadang begitu bersemangat
Kadang begitu bosan
Terutama ketika menjadi saksi diam
Melihat kejujuran dipermainkan dalam-dalam

Sayang...
Hati tak berani menentang
Karena tak ada daya untuk menantang

Sayang....
Hati hanya dapat menatap panjang
Hati hanya dapat melihat dengan tangisan
Hati hanya dapat mendengarkan kebisingan

Apa mungkin kelak
Aku harus hidup di tengah-tengah
Berat hingga nafas semakin terengah
Read More..

Menyapu Padangan

                                                             12-10-2011

Membersihkan yang ada dalam pikiran
Tak semudah yang direncanakan
Menjalankan yang sudah disusun rapi
Tak semudah yang sudah diperkirakan
Menghadapi hal kecil yang menanti
Tak semudah seperti yang dibayangkan

Berdiri di tepi hati
Menatap isi penuh dengan duri
Berjalan ditangga hati
Melihat keruhnya isi dalam pikiran
Duduk di bibir naluri
Berfikir tentang kebersihannya
Diam sejenak di pangkal naluri
Merenungi semua yang telah terlewati

Termenung di sudut hati
Merasakan sunyi di dalam sini
Sendiri..
Berada dalam aliran sungai sepi
Sendiri...
Tegak di tengah-tengah rimba sepi
Sendiri....
Tak beranjak walau tubuh telah penuh duri

Ingin pergi
Tapi jiwa ini belum ingin mati
Ingin beranjak
Namun hati ini masih enggan bergerak
Kadang terkekang dalam sempitnya bui
Kadang terhalang oleh zirah penuh api

Biarlah semua tetap terjadi
Biarlah semua dihadapi
Walau ujungnya menyakiti
Namun hati tak akan mati
Walau ditusuk oleh sebilah belati
Read More..

Menjaga

                                                             12-10-2011

Ada waktu ketika pikiran mulai merasa bosan
Ada masa dimana tenaga mulai terasa lelah
Ada saat untuk mengheningkan hati dengan sunyi

Ada detik-detik ketika niat mulai goyah
Ada menit-menit dimana semangat mulai mengabur
Ada hari-hari saat tekad mulai terbagi dan terpisah

Ketika bosan mulai menyelimuti
Dan letih mulai menggerogoti
Ketika keraguan mulai menemani
Dan kemalasan mulai menaungi

Hanya dua pilihan bagi hati menghadapi
Berjuang menantang dengan garang
Atau pasrah menerima dengan tenang

Sehingga hanya akan ada
Kita yang mengendalikan hidup
Atau hudup yang mengendalikan kita
Kita yang mengejar waktu
Atau waktu yang mengejar kita
Kita yang menguasai harta
Atau harta yang menguasai kita
Kita yang menetukan nasib
Atau nasib yang menentukan kita
Kita yang mengatur alam
Atau alam yang mengatur kita

Kadang .....
Hati perlu semangat dari masa lalu
Hati perlu niat dari waktu yang lalu
Hati perlu obat penyeimbang di masa depan
Pandangan cita-cita dan pandangan pengalaman
Untuk tetap bisa menghadapi segala sesuatu
Yang mungkin bisa membuat hati jadi batu
Read More..

Ketika saatnya tiba

                                                             11-10-2011

Ada saatnya...
Dimana diri ini harus berbuat
Memaksimalkan tenaga
Meningkatkan pikiran
Sumbang energi yang sedikit tersimpan

Lelah memang
Namun semua akan berlalu
Bagai udara yang masuk dalam paru
Bagai air dalam botol merdu
Bagai nyawa dalam tubuh yang satu
Hanya berdiam sebentar
Lalu sirna bersama takdirnya

Ada kalanya...
Dimana kaki harus mundur selangkah
Dimana hati harus henti sejenak
Menatap sedikit kearah masa lalu
Memandang sejenak pada yang akan berlalu

Ada kalanya jiwa ini harus pergi
Pergi dari segala keburukan yang mengikuti
Ada waktunya pula semangat ini harus pergi
Pergi dari rasa malas dan kebingungan
Ada waktu dimana niat harus mengurung diri
Membatasi hati dari rasa iri dan ingin memiliki

Ada masa dimana langkah harus mengalir bagai air
Ada masa dimana prinsip harus tegak bagai bambu
Ada masa dimana hati harus berjuang bagai elang
Dan ada masa dimana perbuatan harus berguna bagi semua insan
Walaupun harus berjuang sendiri, hidup sendiri, dan mati sendiri
Read More..

Dalam Naluri

                                                             10-10-2011

Dalam keheningan hati
Mencoba untuk menyadarkan diri
Dimana aku saat ini

Dalam angkuhnya jiwa
Mencoba mengerti masa
Kapan waktuku tiba

Mencoba untuk menjalani
Jalan terjal penuh duri
Bertabur kerikil dan jarum di ujung kaki
Sendiri...

Mencoba untuk mendaki
Tebing tinggi tanpa tali
Dan melambaii jurang mengajak mati
Sendiri...

Masih teringat kata
"Berjuang sendiri
 Hidup sendiri
 Mati pun sendiri"

Berjuang memang harus lahir dari hati
Dimulai dari diri sendiri
Tahu mana yang hak dan yang bathil
Jujur dalam setiap jalan yang dilalui

Hidup sendiri memang harus selalu siap
Karena suatu waktu pasti kan tiba juga
Dimana semua pergi dari kita
Meninggalkan jiwa di ujung tenda

Mati sendiri....
Memang harus begitu adanya
Kita mati hanya dengan hati
tanpa sanak atau family
Yang ada hanya jiwa yang menunggu lagi
Read More..

Mencoba untuk sadar

                                                             10-10-2011

Kadang..
Kita harus banyak belajar dari orang lain
Belajar dengan berbagai karakter
Belajar dari banyak watak
Berjumpa dengan jutaan kebiasaan

Ada yang berusaha untuk serius
Namun ternyata sulit daripada bercanda
Ada yang mencoba untuk marah
Tapi ternyata sukar daripada tertawa
Ada yang berusaha tampil perfect
Namun ternyata kesalahan kecil banyak terjadi

Banyak pula yang mencoba untuk dapat bercanda
Yang mencoba untuk dapat tersenyum dan tertawa
Dan mencoba untuk santai
Namun justru tersiksa karena tak bisa
Dan merasa aneh karena tak biasa
Dan tampak rupanya pun jadi sedikit gersang
Dan menjadi menyeramkan

Namun...
Banyak pula orang yang tampil apa adanya
Yang suka dengan canda dan tawa
Yang dingin dan yang perfect
Yang rajin dan yang malas
Pemarah, penyabar, dan lannya
Kadang mereka tak mau menjadi siapa-siapa
"Aku adalah aku" kata mereka
Hingga sikap merekapun hanya itu
Satu dalam sifat yang satu
Read More..

Happy BirthDay

Tak hanya satu atau dua hari
Namun pergi berhari-hari
Tak hanya satu atau dua minggu
Namun Berminggu-minggu kau harus menunggu
Tak hanya satu atau dua bulan
Namun harus berbulan-bulan kau menahan
Tak hanya satu atau dua detik
Namun berdetik-detik kau dengar banyak kritik
Tak hanya satu atau dua menit
Namun bermenit-menit kau menahan sakit
Tak hanya satu atau dua jam
Namun harus berjam-jam kau harus menemui malam
Dan mungkin tak hanya satu atau dua tahun
Namun harus bertahun-tahun air matamu selalu terayun

Melewati waktu demi waktu
Melalui malam-malam tanpa ragu
Berjalan diatas medan penuh batu
Dengan hati yang kadang mulai pilu

Menghadapi tanjakan demi tanjakan
Menemui banyak hambatan
Berjumpa dengan ribuan rintangan
Menginjak duri dan menelan tulang ringan
Menatap jutaan ancaman maupun kecaman

Dengan terlewatinya satu hari ini
Harapan mulai sedikit terangkat tinggi
Membawa udara segar menyambut hari

Semoga esok lebih cerah
Lebih dapat mengerti arti kehidupan
Dan melalui semua dengan senyuman
Semoga lebih indah dan luar biasa
Semoga semangat selalu menunggu hati
Dan dapat lebih berbhakti
Pada orang-orang yang dicintai
Read More..

Membawa Kembali

Mencoba...
Meluruskan kembali niat yang ada
Meluruskan semangat yang mungkin hampir sirna
Menegakkan ambisi yang sudah sedikit terpendam
Dalam gelapnya malam

Kadang...
Mencoba untuk menilai langit
Mengamati dengan sedikit gesit
Memandang bintang yang berkilau unik
Menghias bertabur tanpa pola
Jika memandang tanpa jiwa

Awan yang kulihat
Bergerak indah membawa amanat
Banyak ayat yang tersirat
Namnu sedikit sukar untuk menangkap

Bintang pun demikian
Bertebar terserak tanpa makna
Namun tersimpan surat dari sang pencipta
Sulit memahami
Namun tenang ketika menatap
Tentram ketika menggambar dilangit
Dalam bayangan
Dalam angan
Read More..

Sepi itu indah

Sepi..
Terkadang sedikit menyakitkan
Sesak dalam keheningan
Terpendam banyak tangisan

Sepi...
Terkadang juga sangat menyenangkan
Menenangkan jiwa dan pikiran
Melonggarkan semua permasalahan

Sepi.....
Terdengar kadang menakutkan
Tampaknya sedikit mengerikan
Mencekam dalam kesendirian

Sepi......
Terkadang juga tak terasa apa-apa
Dapat berlalu begitu saja
Tanpa ada sedikit rasa beda

Aku terbiasa berselimut sepi
Namun terkadang aku takut akan sepi
Bergelut dan berjalan bersama sepi
Bagai berkawan dengan kesendirian abadi

Tetap sepi pun tak mengapa
Asalkan hati masih tetap ada
Read More..

Angin Rindu

                                                                                            06-10-11
Rasa itu datang
Menyelimuti hati disiang hari
Berkabut menutup bayangan
Berkilat menutup pandangan

Rasa itu datang
Ketika telah lama tersimpan
Tak terasa karena biasa
Tak teringat karena maya
Tak sepintas pun pernah terbuka

Rasa itu datang
Saat telah lama tertidur
Saat keyakinan benar-benar makmur
Dan kemantapan sungguh bertabur

Rasa itu sungguh datang
Ketika belum lama tak berjumpa
Ketika hati sedang ingin sendiri
Dan perasaan sedang ingin konsentrasi

Rasa itu benar telah datang
Dan tak bisa ku usir pergi
Menghilang dari cahaya mata
Namun pekat dalam pikiran juga

Luar biasa
Rasa itu datang
Ketika hampir ku lupa rupanya
Dan hampir benar ku tak merasa

Rindu........
Kini kubiarkan rasa itu
Tetap ada dalam hati
Sebagai obat dan motivasi
Pemberi semangat pada hati
Read More..

Bad Mood

                                                                                                             26-10-11
Malam ini
Aku berdiri di sini
Di tengah lapangan yang sedikit terang
Dikelilingi 4 lampu di setiap sudutnya
Dikelilingi 16 bendera sedikit redup warnanya
Dikelilingi 34 Pohon sejenis yang tak kutahu apa itu
Dan 1 pohon berbeda yang berdiri tak menyendiri
Di atas tanah dengan rumput yang tak lengkap

Aku di sini
Dalam sebuah barisan yang sedikit runyam tampak rapi
Di belakang namun tak terlalu
Dapat kulihat jelas semua rekan dari semua sudut disini
Dapat kudengar suara dari arah depan barisan tak hening

Aku di sini
Dapat melihat banyak watak di depan mataku
Banyak yang sudah aku temui seperti itu
Namun ada pula yang baru di sini ku tahu
Sebagian yang tak ku tahu itu
Ada yang telah aku jalani di masa yang lalu
Hingga sekian detik ku tertawa sedikit pilu
Mengingat kenangan yang kadang mengganggu
Mengingat mesa masa kelabu
Yang hampir tak seorang pun tahu

Hidup kadang terasa terlalu singkat
Melihat banyak karakter sama ku temui
Memandang banyak watak sama ku lalui
Menerawang banyak sikap sama yang ku jalani

Hidup kadang terasa terlalu manis
Hidup kadang pula terasa terlalu pahit
Kadang terasa lama waktu berlalu
Namun kadang terasa capat masa terlampaui
Hidup kadang lurus namun bergelombang
Kadang berliku namun tegak tak cacat mengambang

Memandang kedepan aku kini
Melihat semua yang berdiri
Mengamati setiap yang terjadi
Mengeliling mata menangkap cahaya dalam gelap
Hening dalam hati meredam ambisi dan emosi
Menengadah....
Baru kali ini aku memohon padaNya
Suatu keburukan dalam kebaikan
untuk beberapa ciptaanNya
Read More..

Mencari yang luar biasa

                                                                 06-10-11

Mencari ketenangan ditengah kekacauan
Kadang memang menyulitkan
Mencari keheningan ditengah keributan
Kadang memang terasa memberatkan
Mencari sedikit Kesunyian ditengah kepadatan
Kadang menjadi sebuah tantangan
Mencari kejernihan ditengah kekeruhan
Kadang membutuhkan usaha yang luar biasa dengan kepekaan
Mencari cahaya detengah panas padang pasir
Kadang memang agak sedikit teliti sambil berjungkir
Mencari Kesejukan ditengah terik kericuhan
Kadang memang membuat sedikit berguling keletihan

Mencari ketegasan ditengah pertentangan
Kadang memang membuat sedikit gentar
Mencari keberanian ditengah kegundahan
Kadang memang sedikit terasa ragu
Mencari keyakinan ditengah perbedaan
Kadang memang selalu berjuang sendiri
Mencari kesetiaan ditengah kebebasan
Kadang memang harus sedikit merangkak dengan bosan
Mencari semangat ditengah tekanan
Kadang memang sedikit menciutkan nyali
Mencari kejujuran ditengah loyalitas
Kadang memang butuh kesabaran

Terkadang memang harus belajar
Mempersiapkan satu kondisi
" Berjuang sendiri, Hidup sendiri, Mati pun Sendiri"
Read More..

Mencoba mengerti diri

                                                          
Terkadang hidup menjadi diri sendiri itu susah
Ketika lingkungan tidak sejalan
Dan prinsip hati pun harus di tentang

Terkadang berat rasa membenci diri
Ketika harus bergelut dengan banyak toleransi
Dan mengingkari jalan hati
Keluar dari lingkaran yang akhirnya tampak mati

Teringat pada satu kalimat setahun lampau
Apapun yang terjadi tetap tersenyum
Kini..
Berat rasa diri untuk menaburkannya
Sukar rasa hati untuk menebarkannya
Kini...
Hati dan diri jalan sendiri-sendiri
Dimana pikiran ikut bergerak
Diri mengikuti bersama hati
Namun ketika keduanya telah terbangun bersama
Berjalan sendiri
Siapa yang bersama pikiran
Raut pun tampak muram
Redup oleh ketidak tentraman
Penuh rasa benci
Penuh rasa sesal diri
Read More..
Menjadi angin itu indah
Menyejukkan dikala gerah
Mendinginkan dikala panas
Mampu menjadi sumber tenaga
Kapal, Penerangan, Hiburan
Ada angin pula yang turut serta

Namun..
Tak sedap ketika dia murka
Tak hanya sebuah gubuk
Gedung pencakar langit pun
Mampu dia tidurkan
Tak hanya orang berumur
Si sehat pun mampu dia sakitkan

Menjadi air itu nikmat
Menyegarkan dikala panas dan penat
Mendinginkan perasaan yang lebat
Memadamkan amarah yang sesat
Mengalirkan kepuasan setelah dahaga
Menghapus keringat
Dan membersihkan pikiran yang tersumbat

Namun...
Ketika lupa diperhatikan
Dan lalai kasih sayang padanya
Ribuan nyawa pun dapat tertelan
Bangunan gagah pun mampu ia lahap
Bahkan pulau pun dapat ia hilangkan
Yang hidup menjadi mati
Yang bernafas dijemput alam baka
Dan mungkin seluruh daratan mampu ia lenyapkan

Menjadi api itu luar biasa
Menghangatkan dikala dingin
Menerangi dikala gelap
Membunuh penyakit dalam minuman
Menjadikan beras dapat dimakan
Api..
Yang selalu tampak gagah
Tampak berani dan tertantang

Namun....
Ketika semua mulai lalai
Ketika api tak terawat lagi
Ratusan rumah pun sirna
Ribuan jiwa pun terlahap
Ketakutan menjadi teman tidur
Dan ancaman menjadi sarapan
Isak tangis kesedihan menjadi santapan siangnya
Read More..

I accompany silent ...

every cold night ...
I feel lonely hit ...
accompanied by the wind ...
alone ...

while longing ...
I cry to see your pictures ...
I imagine you smile ...
really charming ...


photo only consolation think you missed ...
because now you are far away ...
to perform a new hope,,,
I will be faithful ...
Read More..

MENUNGGU

kini...
ku menunggu kekasih hati...
yang merantau tuk sesuap nasi...

kini...
hari-hari ku lalui sendiri...
sebulan tanpa komunikasi...

sungguh ku akan menjaga cinta ini...
kesuksesan ku kan menjadi milik kekasih...
untuk cinta ini...

kesetiaan yang akan menemani...
do'a yang slalu ku panjatkan...
untuk kekasih hati...

setelah kau kembali...
kita akan menyonggsong kehidupan bahagia...
aku akan merawat mu...
dan kau akan membimbing ku kejalan surga...
Read More..

Future Letter

August 2011

Dear the 33 year old me,
      Hallo, I am you, the ten years younger you. Now I am a trainee in my new company and this day is the fifth week of training. Since I was born until now I have passed a lot of tests in my life, I know and believe that the will be many more in the future. And I believe that I can go through them all, I am thankfull to Allah for all.
      Okay.....
      Now, I would like to told you something.
I hope ten years from now I will be a successful person in my job in my company now, in my own business, in my activity, in my education, in my life in this world or for the next life in the afterlife. And then I want to make my parents happy. I want my work, my education, my pleasure to be able to run concurrently or balanced.
      Firstly, I wish I will have brought my parents to hajj at the age of 25th, and I want to perform to hajj too with my sisters and my wife ( my own family ) but not at the same time. I must know that if I cannot do that it means I am a looser. I want to build a store for my parents, because my mom really hate it if she just stays at home and does not do anything. I want to make my parents happy, and I want to take my parents to go around indonesia and world. I want to provide a comfortable atmosphere for their old days. at the time too, I want to send my little sister to study in university in japan, france, germany, cairo, etc. I want her to get a lesson and a master of science and to be a useful person for her life in the future. And at the same time I want to direct my first younger sister to be a successful woman.
      Secondly, I wish, in my education, I will finish my doctoral degree, but before that ofcourse I will have finished my bachelor and master degree. The same wish goes to my wife too, she can finish her study until Phd. I hope I always remember to realize my dream to establish a school, that is kindergarden, elementary, or high school. Not for business interest, but for social. That school is dedicated to some people who cannot afford to go to public or private school. So, I must have my own business, a small business would be great in ten years later and that business should be able to support this school whats ever.
      Thirdly, I will be married at the age of 25 with a different woman who has pursuant, beautiful, honest, faithful, smart, and creatife. And of course I will be married after bringing my parents to hajj. I want to go everywhere with my wife, and I want to have twoo children who are creatif, smart, dedicated, and devoted to their parents. And I want to have a happy life.
      And lastly, in my job I will be a successful man, successful in my company and can bring it to be the world company whose products have been sold around the world. And I become the manager of my department in my company. And of course as I said before, I will have a small business that would be great in ten years later.
      I think these will be mine, I would be grateful if my dreams come true. See you on year 2022.


Sincerely Yours


me, The ten year younger you.
Read More..

Ketika Hati mulai bimbang

Terkadang hati ini bisa merasa lelah
Merasa jemu untuk menunggu
Sesuatu yang membuat ragu

Terkadang hati ini pun bisa merasa bimbang
Bertanya tentang arti kata setia
Berfikir tentang luka yang tak bisa sirna
Merenung tentang bara hati yang selalu menyala

Ketika jenuh telah sampai pada batasnya
Ketika lelah telah mencapai titik limitnya
Ketika bimbang telah diujung jalannya

Ingin rasa hati ini berlari
Berlari meninggalkan semua
Terbang ke tampat yang lebih ceria
Meloncat ke atap yang lebih bercahaya

Ingin pula hati ini pergi
Pergi dari semua yang menyakiti
Pergi dari semua yang menghianati
Pergi dari semua yang penuh dengan duri
Duri yang tajam dan sangat melukai
Duri yang nyata namun kasap mata

Ingin selalu rasanya hati
Menjauh dari semua dusta
Menjauh dari semua dosa
Menjauh dari semua yang maya
Yang ditutupi oleh hati gelap penuh dusta
Yang ditutupi rasa meremehkan semua

Hati begitu berhasrat dan penuh ambisi
Menghindar dari lumpur siksa
Menghindar dari selimut aniaya
Menghindar dari jubah yang hina

Namun........
Cahaya memberi sebuah kata
Memberi sebuah perintah
Memberi sebuah mandat
Untuk bertahan beberapa saat
Untuk bertahan sekian waktu
Perintah untuk menunggu
Menunggu lagi beberapa waktu
Bersabar dan tetap bertahan
Dan tetap seperti tak terjadi apa-apa
Bisa.....namun menyakitkan
Sakit...namun kadang terlupakan
Lupa...namun kadang melekat jelas dalam ingatan
Ingat...namun menyesakkan dada

Mungkin hati memang butuh waktu lagi
Untuk menilai dan meninjau kembali
Mungkin hati memang harus menunggu lagi
Untuk melihat apa yang akan terjadi nanti
Dan bersiap dengan apa yang akan dihadapi
Melatih kekuatan hati
Melatih agar tak mati
Walau kini sudah hampir terasa mati
Read More..

Black Heart

Kadang aku berpikir
Dimana hati itu...?
Apa wujudnya...?
Apa Warnanya...?

Selama ini,..
Aku hanya bisa merasa,
Hati yang senang
Riang, dan gembira
Hati yang sakit,
Sedih, duka, dan lara

Namun aku tak tahu dimana tempatnya,
Hati yang berwujud dalam organ tubuh ini
Lain Fungsinya menurut dunia kesehatan
Menawarkan racun
dan lain sebagainya

Sedangkan hati yang bisa merasa..?
Dimana dia berada
Dimana dia bersembunyi
Kenapa orang bisa menangis
Mengapa orang bisa merasa sakit
Mengapa..........sedih, bahagia, atau senang?

Namun..
Walau tak bisa kulihat dimana sang hati
Walau tak bisa kuraba
Aku bisa merasakannya
Kini sang hati buruk rupa
Berwarna gelap penuh dosa
Menggunakan mantel dari lumpur hina
Cahayanya sirna
Redup oleh awan mendung berduri
Kacau oleh angin penuh belati

Hati nampak gelap gulita
Bagai malam yang berselimut kabut
Pekat oleh asap dari aspal yang hitam
Buram penuh duka
Penuh nista dan dusta

Hati pun kini buruk rupa
Penuh dengan goresan-goresan luka
Penuh dengan lecet rasa dusta
Rasa dari dipancungnya rasa setia
Hingga percaya pun tertutup tinta
Tinta darah hitam pekat
Yang telah bercampur dengan air mata
Yang telah bercampur dengan jubah lumpur luka
Read More..

Cinta ku

saat pertama menatap mu...
saat berjabat tangan dengan mu..
saat bercakap dengan mu..
dunia terasa milik berdua cinta ku..

perjalanan yang teridah..
perjalanan yang mengasikkan..
perjalanan yang sedih..
pernah kita lalui kasih..

semoga perjalanan kita tak terhalang oleh apapun.
semoga semua mendukung..
semoga bersama sampai maut memisahkan..

.
Read More..

Untuk Kasih

Disetiap langkah ku...
Hanya kau yang slalu ku tuju...
disetiap melihat mu...
rasanya tak ingin berpaling dari mu...

sungguh karunia terindah memiliki mu...
kau telah menyempurnakan kekurangan ku..
aku tak kan pernah melepas mu..
karna kau telah menjadi pelengkap hidup ku..

kekasih
terimakasih kesetiaan mu telah menemani hari-hari ku..
terimakasih karna kau selalu ada untuk ku..
sungguh anugerah terindah dan tak terlupakan untuk ku..


Read More..

Perjalanan

Dalam perjalanan hidup
Terkadang jalan yang dilalui tidaklah mudah
Tak seindah yang dibayangkan
Tak sehalus yang dipikirkan

Adakalanya jalan itu penuh duri
Atau penuh dengan batu-batu yang terjal
Atau berserakan lubang-lubang yang dalam
Atau juga berair penuh lumpur
Penuh duka dan luka
Penuh caci maki
Penuh dengan dusta dan pura-pura
Penuh dengan ancaman dan aniaya
Penuh dengan tipu daya

Namun terkadang
Ada pula jalan yang indah
Yang halus dan menakjubkan
Penuh kejutan
Penuh dengan semangat dan keyakinan
Penuh dengan kenikmatan

Namun....
Perjalanan bagaikan roda yang berputar
Suatu waktu ada di atas
Suatu waktu ada di bawah
Kadang ada di depan
Terkadang ada dibelakang

Perjalanan bagai menyeberang di sebuah jembatan
Yang terbuat dari tali selebar 7 centi
Menyeberang dari satu posisi ke posisi lain
Jika berhasil
Maka akan meningkat derajatnya
Akan mulia hidupnya
Akan di atas tempatnya
Akan sukses perjalanannya
Namun ketika tak berhasil menyeberang jembatan itu
Akan terjatuhlah ia
Dibawah
Dimana identik dengan kesengsaraan
Identik dengan kenistaan
Susah hidupnya

Memang dalam perjalanan hidup
Diri harus berjuang lebih keras
Untuk melewati jalan berliku
Untuk melalui tanjakan dan turunan yang curam
Untuk melalui segala rintangan dan halangan

Menatap langit
Menatap alam
Menatap Bumi seisinya
Haruskah kita mati sia-sia
Dimana kegagalan mengikuti
dan Kehinaan menyelimuti
Ataukah kita ingin mati mulia
Hidup penuh manfaat pada sesama
Hidup penuh perjuangan
Dimana Kegagalan adalah guru
dan Sukses menjadi hasil yang satu
Sebelum kembali
Sebelum terpendam dalam tanah kematian
Read More..

Dunia ku sendiri

Dalam duniaku kini..
Aku sendiri menatap jauh
Menatap bayangan masa depan
Menatap bayangan hari ini

Mamandangi langit dan lautan
Memandang gunung yang menjulang
Memandang jalan yang terjal
Memandang rintangan yang indah
Memandang hambatan yang menakjubkan
Memandang penghalang serta durinya yang kemilau

Memandang keheningan prinsip yang dingin
Memandang kekuatan hati yang keras
Memandang tangan dan kaki yang terus berjuang
Memandang jiwa yang tetap berapi semangat

Memandang ketakutan yang tersembunyi
Memandang keciutan nyali yang terselip
Memandang kecilnya diri dihamparan semesta raya
Memandang sedikitnya kemampuan tanpa ijin dariNya

Kemana dunia ini berjalan
Kemana semua isinya kan tercurah
Kemana hati dan jiwa ini akan berkilau

Sedang dibawah selimut karang yang terjal
Masih tersimpan duka yang belum terhapuskan
Masih tersisa sayatan dari penghianatan
Masih tertanam sakit yang berlumur kesabaran
Masih tertancap dendam yang juga masih membara
Masih banyak ribuan goresan yang belum terkikis
Masih banyak tangisan kecil yang belum terlampiaskan
Masih banyak keinginan yang belum tersampaikan

Terduduk berharap air hujan kan melunturkannya
Termenung berharap banjir kan membawanya
Terdiam berharap malam kan menyirnakannya
Read More..

Hidup adalah Pilihan

Ketika pertama kali melihat dunia
Saat itulah pilihan pertama telah diambil
Yang kemudian diikuti oleh pilihan-pilihan lainnya

Hidup itu sebuah pilihan
Mulai dari membuka mata di pembuka hari
Hingga menutup mata di penghujungnya
Kita memilih untuk bangun
Memilih memulai aktifitas
Memilih jalan kehidupan
Memilih kebenaran atau kecurangan
Memilih naik atau turun
Memilih baik atau buruk
Memilih semua hal yang bisa untuk dipilih
Memilih jujur atau ingin bermain dibelakang punggung
Memilih untuk setia atau bermain api
Memilih menjaga atau menyakiti
Memilih untuk mencintai atau membenci
Memilih untuk senang atau sedih
Memilih untuk tersenyum atau termenung

Ketika dipaksa melakukan sesuatu
Pilihannya...............
hanya menjalankan dengan semua konsekuensinya
atau pergi meninggalkannya

Walau kita tidak bisa memilih waktu untuk mati
Tetapi kita bisa memilih
" Bagaimana kondisi kita waktu mati"
apakah Mulia
ataukah Hina
Read More..

Jalan.....

Kesekian kalinya merasa,..
Terpuruk karena tangan dan kaki
Terperosok karena pikiran dan perasaan
Lain di rupa lain pula di kepala
Hingga akhirnya membawa jatuh
Kedalam jurang yang terjal
Kedalam jurang yang aniaya

Hati pun terjerat didalamnya
Tanpa kata tanpa suara
Tanpa nada tanpa rasa
Hanya berteman ketakutan
dan pikiran penuh kekalutan
Beku dalam dinginnya malam
Kaku dalam kelamnya alam
Hati tertimbun rasa ancaman
Hati terkekang rasa yang hina

Mencoba keluar
Mencoba ingin lepas

Walau telah lelah aku
Walau habis dayaku
Akan terus mencoba aku
Melewati ngarai penuh jurang yang menyakitkan
Melewati jalan penuh duri yang melukai
Melewati udara yang menyesakkan
Melewati semua yang memberatkan
Read More..

CINTA.....

Apa itu Cinta,..?
Bagiku, cinta itu harus memiliki, setidaknya ada rasa memiliki,
Cinta itu menjaga
Cinta itu menyayangi
Cinta itu seperti matahari pada bunga
Cinta itu kawan, dan sahabat
Cinta itu Berdebar ketika dekat, dan rindu dikala jauh
Cinta itu tenang, damai
Cinta itu tulus, ikhlas
Cinta itu senang, riang, bahagia
Cinta itu Anugrah
Cinta itu sebuah Senyuman
Cinta itu Semangat
Cinta itu hadiah
Cinta itu indah
Cinta itu kasih
Cinta itu perhiasan
Cinta itu jujur
Cinta itu melindungi
Cinta itu membimbing, menuntun, dan mengarahkan
Cinta itu mengingatkan
Cinta itu kuat ,dan sehat
Cinta itu kekal

Tapi.......sering pula
Cinta itu Pengorbanan
Cinta itu pahit dikaki si manis
Cinta itu luka
Cinta itu duka, dan kesedihan
Cinta itu air mata
Cinta itu tersiksa
Cinta itu seperti menanti bulan duduk dihadapan
Cinta itu seperti berharap menjadi matahari
Cinta itu gelisah dan Khawatir
Cinta itu cemburu
Cinta itu penantian
Cinta itu bertahan
Cinta itu 

tapi.....
Cinta itu bukanlah keraguan
Cinta itu mencoba percaya setelah luka
Cinta itu mencoba yakin setelah duka
Cinta itu mencoba, menghapus sayatan di hati
Cinta itu tetap menjaga walau telah dikhianati
Cinta itu........

Apapun itu...
Pada Akhirnya Cinta itu....................
Cinta itu sangatlah LUAR BIASA
Read More..

SENDIRI.....

Teringat sepotong kata....
  "Berjuang sendiri.....Hidup sendiri.......Mati pun sendiri....."

Sepenggal kalimat yang menguatkan dikala sendiri.....
Dikala terpuruk dalam kelam kehidupan
Dalam gelap malam yang mencekam

Bukan Gelap yang menyesakkan
Bukan pula kelam yang mengerikan
Bahkan bukan pula malam itu menakutkan

Tapi yang telah terjadi
Yang telah meninggalkan luka
Yang menyisakan irisan yang menjadi duka
Seakan membekas dalam hembusan nafas

Hingga akhirnya hati pun tersudut
Terpojok diujung jalan yang menyempit
Terduduk menunggu pertolongan dari langit
Sambil tengadah berharap segera datang

Tapi yang terlihat adalah kalimat tadi
Dimana Hati.....
Berjuang Sendiri,....
Hidup sendiri,.....
Bahkan Mati pun ia sendiri,.....
Read More..