Mimpi Rindu

                                                 15/06/2018

Pagi tadi...
Ya...pagi tadi,
Saat suara takbir berkumandang..
Saat suara itu melambangkan kemenangan
Dan kesedihan...
Karena berjumpa dengan bulan berkah
Dan berpisah dengan bulan indah
Merdu...sendu.....haru.....

Namun sayangnya..
Kepala tak bisa diam
Karena diam mengundang mimpi menjemput
Karena diamku adalah lorong...
Menuju dunia penuh kehampaan
Ketenangan....
Keheningan...
Dunia mimpi....yang kosong

Ya...
Datanglah bayangan-bayangan
Keluarga...
Kawan..
Rekan...
Pekerjaan..
Perjuangan...
Pengorbanan..
Khayalan...
Impian...
Pertengkaran..
Dan.....
............tak terungkapkan

Anehnya...
Tiba~tiba
Seandainya Engkau disini ya Rasul
Seandainya Engkau ada ditengah kami
Seandainya Engkau ....
..........bersama kami
Tentu pertikaian ini tak sejauh ini
Tentu perselisihan ini tak setinggi ini
Karena Engkau....
Mendadak hati ini rindu ya Rasul
Aku sadar...
...seandainya....aku terlahir pada zaman Engkau diangkat
Tak ada jaminan aku akan mencintaimu
Tak ada jaminan aku akan mengikutimu
Karena itu...
Seandainya Engkau disini ya Rasul
Aku ingin berjumpa denganmu
dan bertanya....bertanya apapun
Aku ingin berjumpa denganmu
dan mendekat,
Kupikir...hanya mendekat denganmu
Hati ini akan terasa tenang
apalagi mendengar suaramu

Kemudian tersadar aku
Dan berfikir...
...kenapa bisa terbesit hal itu
Apa aku tertidur
Atau aku terlalu menikmati
Berputarnya kepala ini
Yang meniti jalan~jalan semu
Menjemput pikiran yang jauh
Menjaga agar tak terpejam mata
Agar tetap terjaga

Read More..

Like Father Like Son

                                                 14/06/2018

Ternyata...
Pepatah yang berkata
Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya
Memang benar adanya
Walau tak semua
Bisa dikata hampir semua

Dulu..
Aku melihat papa disana
Begitu sibuknya
Mengabdikan diri untuk negara
Tak tau itu apa
Pengabdian atau Tanggung Jawab yang tak dapat diabaikannya
Hingga pada suatu acara
Seperti hari~hari besar Agama
Hari~hari Raya
Selalu saja berlalu tanpa jejaknya
Karena beliau menapakkan langkahnya
di jalanan...memastikan keamanan
Memastikan perjalanan yang lain aman
Hingga sanak saudara
Hanya dapat melihat wakilnya saja

Kini...
Tak pernah ada rencana
Untuk mewarisi jejak yang telah beliau tanam
Untuk mengikuti arah yang telah beliau ukirkan
Ternyata Aliran nafas kehidupan menarik diri ini
Masuk kedalam pusaran tanggung jawab yang hampir serupa
Dan akhirnya
Kini sanak saudara hanya melihat wakil ku
Dalam beberapa acara temu
Termasuk hari~hari besar itu
Termasuk hari ini.....

Yaa...
Untuk sekedar menghibur hati
Sering terbesit ucapan menenangkan
Jika dulu papa memastikan amannya perjalanan orang~orang
Untuk dapat berkumpul bersama
Dihari yang besar
Maka aku memastikan agar orang-orang bisa memasak untuk makan bersama
Dihari yang besar

Read More..