2011 2011

                                                           20-11-2011
Lelah....
Namun senang karena tak lagi gerah
Banyak yang kegiatan tercapai sudah

Terperosok lagi aku ke lubang yang sama kemarin
Memang karena kelalaianku
Persiapan yang benar-benar tak terencana
Dan tampak menganggap biasa

Akan ku pastikan
Kemarin adalah hal terakhir aku jatuh
Di dalam jurang yang sama berkali-kali
Akan kuberi pagar
Dan kuberi pembatas
Kuberi tanda
Dan kuberi tutup dengan padat
Agar aku bisa berjalan kembli dengan langkah tegap
Tanpa harus khawatir terjatuh lagi
Namun harus tetap waspada
Pada bencana yang siap menghadang
Read More..

Akhirnya jatuh juga

                                                           14-11-2011
Akhirnya....
Merasakan lagi kegagalan ditengah jalan
Jatuh memang dan terasa sedikit menekan

Namun....
Aku dapat sedikit merasakan
Walau memang karena aku kurang bersiap
Dan kurang sedikit semangat

Aku dapat merasa..
Aku memang manusia
Dan tek selamanya ada dalam posisi yang selalu aman
Ada dalam posisi yang selalu beruntung
Ada kalanya aku harus mencoba
Bagaimana rasanya jatuh dan terjerembab

Namun....
Aku dapat sedikit senang
Seperti yang telah melekat kedalam jiwa
Lebih baik aku gagal dalam tes yang kuhadapi
Daripada harus berbuat curang untuk dapat lolos darinya
Daripada harus berkhianat untuk dapat melaluinya
Atau harus memakai siasat sesat untuk dapat melewatinya
Aku jatuh....
Aku gagal....
Karena hasil jerih payahku sendiri
Dengan karunia yang telah diberikan-Nya padaku
Untuk dapat menjaga langkahku

Walau kehilangan kemampuan dalam tes perorangan
Walau kehilangan kepercayaan diri dalam tes perorangan
Walau tak bisa menjawab dalam tes perorangan
Walau tak bisa mengingat dalam tes perorangan
Aku harus menjaga hati agar tak tergoda
Aku harus menjaga jiwa agar tak terbawa
Aku harus menjaga diri agar tak terhasut sia-sia
Agar tak terseret dalam kecurangan
Menoleh dan menatap
Agar tak terangkut dalam dusta dan ketidakjujuran
Agar tak terikut dalam khianat dari amanah yang dipercayakan

Aku bangga..
Walau aku harus mengulang lagi langkah itu
Namun aku semakin mengerti dalam hidup ini
Semakin Ingin berjalan dijalan yang telah ditunjukkan
Semakin banyak godaan untuk menyimpang dari jalan itu
Semakin banyak hasutan untuk keluar dari jalur itu

Namun bagiku...
Semakin ingin aku
Melalui jalan itu
Walau harus berjuang seorang diri
Walau harus ditertawai
Disalahkan dan dianggap aneh

Namun...
Semakin ingin aku menjaga keyakinan itu
Semakin ingin aku menjaga tongkat itu
Semakin ingin aku menjaga pondasi itu
Read More..

Meet and Gone

                                                           11-13-2011
Pertemuan adalah sebuah awal dari perpisahan
Perpisahan juga sebuah awal dari pertemuan
Seperti duka yang diiringi suka
Seperti derita yang diikuti bahagia
Seperti sedih yang berakhir ceria
Seperti sakit hati berakhir cinta

Terlalu senang dengan pertemuan
Terlalu sedih ketika kehilangan
Terlalu larut dalam ceria
Terlalu suntuk dengan derita

Bertemu....Berpisah.....
Berpisah.....Bertemu......
Hanya dalam sekejap mata bertemu
Hanya dalam sesaat nafas bertemu
Hanya dalam sedetik menatap kamu
Namun harus menunggu lama untuk itu
Namun harus bersabar sekian bulan untuk itu
Namun harus menahan jumpa dalam tahun untuk itu

Dunia ini memang sungguh singkat
Hidup pun jadi terasa singkat
Nafas terasa habis semakin cepat
Tenaga terkuras dalam sekejap kilat
Read More..

Mencoba menjaga api tetap padam

                                                            10-11-2011
Hati terlalu lama menyimpan luka
Tak bisa dibuang ataupun disingkirkan
Hati terlalu lama membawa tragedi
Tak bisa dicuci ataupun dibuat mati

Mencoba hadir dengan selimut senyuman
Yang menghiasi aura disekitar sini
Mencoba tampil dengan baju canda tawa
Yang mengiringi setiap langkah kaki ini
Mencoba tampak dengan topi menawan mata
Yang membuat orang bertanya dalam hati
Mencoba terlihat dangan topeng ketenangan
Yang membuat orang nyaman jika dekat disisi
Mencoba........

Namun kadang hati pun tak tahu
Ketika itu lukanya membawa petaka
Jiwa pun kadang tak mengerti
Tiba-tiba tragedi lama membuat celaka
Diri tak bisa mengontrol lagi
Jika ternyata dari dalam sini
Tersimpan banyak kotoran dari luka yang tak mau mati
Yang semakin lama semakin menutupi
Yang semakin lama kian menjadi
Dan akhirnya api tak terkendali
Apa hati masih mampu untuk bertahan lagi
Read More..

Setia itu mudah

                                                        10-11-2011
Bagi segelintir orang
Setia itu kadang mudah untuk diucapkan
Namun kenyataannya mereka mempermainkan
Berkata tidak namun dibelakang menikam
Berkata akan menjaga namun ternyata hanya dusta
Berkata setia namun akhirnya hanya ucapkan salam

Bagi sebagian orang
Setia itu bagai sebuah permainan
Kadang dibawa untuk disimpan
Namun kadang dilepaskan

Kadang memang ada niat untuk menjaga
Namun ujungnya hanya menyakitkan
Bermain dengan kata dusta
Bermain dengan kata maya
Iya dikatakan tidak
Tidak dikatakan Iya

Namun,..
Semua itu biarlah terjadi
Hatiku mungkin memang pantas untuk didustai
Hatiku memang pantas untuk dikhianati
Hatiku memang penuh dengan sakit hati
Tapi biarlah begini
Tuhan pasti mengerti
Dan akan selalu membimbing hati
Menjalani
Read More..

Malam ini

                                                          08-11-2011
Hujan....
Akhirnya datang
Menemani malam
Menemani pikiran yang hampir tenggelam
Menemani jiwa yang sedikit karam
Menemani hati yang sedikit kelam

Nyaman.....
Segar dalam pikiran

Sejuk dalam kegelapan
Harum dalam keheningan
Indah dalam ketenangan

Diiringi suara jangkrik
Yang tampak sedikit mengkritik
Dan suara nyamuk yang terdengar berisik
Udara pun terasa sedikit pengap
Dengan dingin hanya ada dalam gelap
Bayangan yang berharap

Hari ini telah berlalu kembali
Sama seperti hari-hari yang telah terlewati
Adakah yang dapat mengingatku
Dalam setiap waktu
Adakah yang mau menemaniku
Menemui waktu-waktu baru
Menghadapi dunia yang mungkin telah jemu
Melewati jalan yang aku belum tahu
Belum tahu dengan apa bertemu
Belum tahu dengan apa aku memburu
Hanya bayangan....
Hanya bayangan yang dapat terlukis
Dalam mata yang tak bisa menangis
Dalam jiwa yang sedikit terkikis
Dalam hati yang sedikit mulai habis
Read More..

Menahan yang terpandam

                                                            07-11-2011
Menahan panas dalam dada
Semudah menahan siang tetap ada
Menahan sakit dalam hati
Semudah menahan langit agar tak mati
Menahan ucapan yang siap memecahkan jiwa
Semudah menahan bintang tetap dalam orbitnya

Menahan luka yang terpendam
Seperti menyimpan ular dalam saku yang tak dalam
Menahan kenangan yang menyakitkan
Seperti menyimpan api dalam telapak tangan
Menahan jiwa yang tertekan
Seperti menyimpan dunia dalam genggaman

Mencoba untuk tetap sama
Dalam kata yang senada
Mencoba untuk tetap bisa
tenang dan sabar menghadapi semua
Mecoba menganggap biasa
Nada tinggi yang memekakkan telinga
Mencoba dapat menerima
Ucapan-ucapan yang selalu mencoba

Menjaga agar hati ini tetap terjaga
Menjaga agar mulut ini tetap biasa
Menjaga agar nada ini tetap seperti canda
Jangan sampai terbawa dalam suasana
Yang memancing mengambil kembali simpanan lama
Yang memancing terbuka lagi memori siksa
Yang memancing hadir kembali ingatan tak membawa duka
Yang memancing panasnya hati bertambah besar
Yang memancing parahnya jiwa oleh amarah binasa
Yang memancing berbuat aniaya

Mencoba untuk tetap tenang
Mencoba tetap tampil apa adanya
Mencoba tetap jadi aku yang biasa
Tanpa membuat sakit yang tak bisa
Read More..

Rindu jejak ku

                                                          07-11-2011
Rindu.....
Rumah dimana aq dilahirkan
Lama sudah tak bersua
Lama sudah tak tahu kabarnya

Rindu....
Rumah dimana aku dibesarkan
Lama sudah tak berjumpa
Juga dengan orang-orang yang mulia
Dengan yang luar biasa

Rindu....
Rumah dimana aku belajar awal dari kehidupan
Belajar mengenal yang putih dari gelapnya jalan
Belajar memahami setiap kajadian
Belajar mengerti satu keadaan
Belajar menerima kesalahan
Dan belajar menjadi yang disalahkan

Rindu.....
Rumah dimana aku dididik
Rumah dimana aku mengenal arti pendidikan
Rumah dimana aku mengenal tekad
Rumah dimana aku mengenal semangat
Rumah dimana aku tahu apa itu terus maju

Rindu....
Jalan - jalan yang telah dilalui
Penuh dengan ribuan kenangan
Penuh dengan jutaan kejadian
Penuh dengan milyaran keindahan
Read More..

Jika Keinginan tak terpenuhi

                                                        06-11-2011
Resah hati ini
Gelisah pikiran ini
Rasa di jiwa tak menentu
Dan diri seperti tak mengenal siapa aku

Keinginan...
Kadang susah untuk dibendung
Berjuang kadang malah membuat hati berkabung
Kadang juga susah untuk dikurung
Dan membuat tubuh serasa seperti digulung

Keinginan....
Kadang susah untuk ditahan
Membuat pikiran seperti kesetanan
Melamun tak menentu menjadi beban
Suasana pun terasa sangat membuat bosan

Keinginan.....
Kadang sukar diarahkan
Tiba-tiba muncul tanpa peringatan
Tiba-tiba ingin sekali untuk diwujudkan
Tiba-tiba sangat begitu menekan

Keinginan.......
Perlu latihan untuk dapat mengendalikan
Perlu perjuangan untuk dapat menundukkan
Perlu Usaha untuk mencapai kesabaran
Perlu ujian untuk mencapai ketenangan
Perlu do'a untuk membantu melancarkan
Read More..

Hidup kadang harus Sendiri

                                                         04-11-2011
Mencari kawan..
Yang sejalan diatas jalan lurus
Bagaikan mencari sekeping uang logam
Didalam lautan yang begitu luas

Mencari rekan...
Yang sejalan dengan satu tujuan
Bagai mencari sebatang jarum
Diatas gunung api yang sedang mengaum

Mencari teman....
Yang berjalan bersama satu niatan
Bagai mencari setetes air
Ditengah luas padang pasir

Terasa bagai berdiri ditengah-tengah
Dari pasukan harimau yang siap menjarah
Sedang aku hanya seorang yang lemah
Hanya memiliki prinsip dan keyakinan dalam sebutir timah
Dan dihadapan  hanya ada tiga langkah
Berlari pergi dari semua bedebah
Menjadi seperti mereka dengan jiwa yang patah
Atau bertahan menjadi aku yang lemah namun tak rendah

Jika arus tak deras
Hati pasti tak akan getas
Namun jika arus berbahaya
Hati pasti akan mencoba untuk menjaga
Berlindung dan bertahan dengan tirainya
Berjuang dengan tajam yakinnya
Read More..

Bertahan di tengah Bintang

                                                          31-10-2011
Bersaing ditengah banyak orang
Namun hanya dengan sedikit lawan
Bagaikan sekarung kerang
Ditengah ikan teri yang ribuan

Seperti berjalan sendiri ditengah malam
Tak ada cahaya lalu
Tak ada aroma nafas selain aku
Tak ada yang tahu
Tak ada pula yang berderu

Seperti terbang dengan pesawat sendiri
Hanya ada aku yang berdiri
Tanpa ada seorang pramugari
Tanpa ada siapapun yang menemani
Tanpa ada pilot di atas kursi

Bertempur diatas medan separuh maya
Dengan semangat sedikit membara
Namun sayangnya tak ada satupun yang melawan
Dengan senjata sama sama ditangan dan pikiran
Mereka menampakkan kegarangan yang sebenarnya ciut
Namun karena hati yang busuk mereka mampu menghasut
Mereka menunjukkan kecerdasan yang sebenarnya kosong melompong
Namun mereka sungguh cerdas ketika mencari cara untuk curang dan nyolong

Biarlah mereka tetap mereka
Ditegur pun pasti percuma saja
Biarlah aku tetap menjadi aku
Walau kecurangan dan tekanan dari segala penjuru
Prinsipku tetaplah satu
Read More..

hitam dibalik putih

                                                          27-10-2011
Disetiap masa
Banyak orang mati karena kesombongannya
Disetiap waktu
Banyak orang tersiksa karena merasa tahu
Disetiap musim
Banyak orang jatuh karena merasa paham apa yang ia kecam

Kadang..
Banyak orang merasa mengerti dan paham
Kemudian merasa berhak memberi sebuah kalam
Banyak orang merasa mengerti watak dihadapan
Kemudian merasa berhak memberi kata teguran

Namun...
Banyak orang tak mau menilai diri sendiri
Dibalik hati sesungguhnya
Telah banyak menimbulkan perpecahan
Telah banyak melahirkan perkelahian
Telah banyak memunculkan pertikaian
Telah banyak menyalakan kematian

Dengan orasinya yang begitu mengikat
Dengan iramanya yang penuh hasut
Dengan nadanya yang menarik ke lumpur hina
Dengan kata yang risih di hati

Aku bertemu orang-orang itu
Penampilannya harusnya bisa mengangkat
Mengangkat apa yang juga aku junjung
Auranya harusnya menegakkan
Menegakkan apa yang juga aku tegakkan
Namun sayang..
Yang keluar dari lisannya
Menjatuhkan apa yang telah kutegakkan di medan surga
Menginjak apa yang telah aku junjung dengan sisa iman di jiwa
Dan telah membakar hati yang harusnya dijaga
Serta mengoyak hubungan sosial yang harusnya dipelihara
Read More..

Bertahan

                                                         27-10-2011
Terkadang..
Menjaga hati tetap pada jalan yang seharusnya
Seperti menjaga awan tetap ada

Terkadang...
Menjaga pikiran tetap bersih
Tangan dan kaki mendekati suci
Dan jiwa tetap berdiri
Bagai menjaga angin tetap berhembus di bumi
Bagai menjaga malam tetap menemani

Terkadang....
Menjaga semangat tetap ada
Bagai menjaga jantung tetap berdetak
Menjaga langkah tetap tegak
Bagai menjaga nafas tetap ada
Menjaga suara tak menyakiti
Bagai menjaga darah tetap mengaliri
Menjaga niat tak menyimpang
Bagai menjaga laut tetap menggenang

Semakin ingin mendaki
Semakin berat langkah kaki
Semakin tampak jauh puncak bumi
Semakin luas pandangan dijangkaui
Semakin banyak beban menghampiri
Namun hati semakin diuji
Dan jiwa ingin melewati
Read More..

Sekarang

                                                           10-2011
Kini aku duduk disini
Ditengah barisan bambu yang tegak berdiri
Dipinggir jalan yang sedikit berbatu
Dengan suasana yang dapat menipu

Kupandang bambu-bambu itu
Mereka tergoyang menahan hantaman angin
Kubayangkan jika hanya ada satu batang saja
Dia tetap dapat menahan pukulan badai ditangah medan
Walau harus terpontang panting
Dia mampu berdiri tegap dan perkasa

Tak seperti manusia yang sebagian
Hanya kuat ketika bersama kawan
Hanya jika ramai tampak menakutkan
Hanya jika berkelompok tampak perkasa dan menawan

Namun..
Ketika berdiri dengan nafasnya sendiri
Tak ada daya maupun sedikit upaya
Bahkan suara pun tak ada
Kadang juga memalukan semua
Berjalanpun kadang tak bisa
Kadang dalam hidup mereka pilih binasa
Read More..

Kendali diri

                                                                 10-2011
Menguasai hati..
Kadang mudah kadang pula susah
Menguasai mata...
Kadang ringan kadang pula beban
Menguasai kaki dan tangan
Kadang biasa kdang pula extra
Mengatur ambisi dan emosi
Kadang kecil kadang pula besar halangannya
Mengatur hasrat dan tingginya ego
Kadang sebesar debu kadang sebesar kepala batu
Mengatur nafsu dan nalar yang diburu
Kadang semudah membalik telapak tangan
Kadang pula semudah membalik waktu ke masa lalu

Kaki biasa mundur selangkah
Untuk melihat apa yang akan tiba
Untuk mengatur ulang apa yang akan terjadi
Untuk menentukan apa yang akan dicapai
Namun...
Kadang hati terlalu lemah
Hingga satu langkah dibelakang malah dapat menjatuhkan
Jiwa pun kadang mudah tertekan
Hingga pandangan masa depan tampak buram dan mengerikan
Satu langkah dibelakang pun kadang tampak mencekam
Harusnya membangun pondasi yang menguatkan
Tapi kadang dapat terpeleset jatuh terlalu jauh kedalam

Namun..
Kadang jatuh terlalu dalam itu menguntungkan
Karena menjadi semakin tahu apa yang harus dilakukan
Karena menjadi sebuah pengalaman yang dapat memberikan
Indah namun sedikit sakit jika terus dirasakan
Indah namun sedikit perih jika terlalu ditelan
Read More..

Sedikit Menyimak

                                                            19-10-2011
Jika saja ingin berhenti sejenak
Menyimak rintik-rintik hujan yang indah
Betapa merdunya irama tanpa kocak
Berdentum menyusun langkah demi langkah

Jika saja ingin berhenti sesaat
Menatap bayang-bayang warna terik surya
Betapa indahnya kata ketika dapat terbaca
menghiasi bumi dengan sejuknya sajak menyapa

Jika saja ingin berhenti walau sekejap mata
Memandang rapinya daun ranting dan dahan berserakan
Betapa indahnya rangkaian garis dan warna
Melengkapi dunia dengan pesan yang nyata

Jika saja ingin berhenti walau tak menghampiri
Melihat aliran air walau dipermukaannya yang tampak suci
Betapa cantiknya kalimat tanpa cela yang mampu menggetarkan hati
Mengalir kaligrafi dalam arusnya yang murni

Jika saja ingin berhenti sedikit untuk merenungi
Merasakan hembusan angin diatas tanah dibawah langit yang mengelilingi
Betapa segarnya manfaat yang ditiup dalam hati
Menyusuri nafsu naluri dan nurani disetiap pori

Jika saja ingin berhenti untuk berfikir
Memikirkan dunia dengan segala isi
Betapa megahnya segala posisi yang telah ditempati
Mematuhi alur yang sudah ditetapi

Jika saja mau memahami
Dunia sebenarnya sangatlah indah
Dengan semua rahasia yang terlindungi
Dengan semua ketentuan yang tak membuat gerah

Hanya tinggal kita
Mau mampu dan adakah niat dalam dada
Maukah mencoba hingga akhirnya bisa
Atau menyerah pada keterbatasan yang peka
Read More..

Persepsi

                                                           18-10-2011
Apa yang kita lihat
Kadang berbeda dengan apa yang dilihat orang
Walaupun sama dalam tema
Dan sama dalam masa
Namun sudut yang dipakai berbeda
Maka beda pula isinya

Kadang orang lebih benar dari kita
Kadang pula kita lebih realita
Namun kadang harus memilih satu hal mulia
Menyalahkan diri itu terkadang lebih bijak
Daripada menjadikan seseorang menjadi terpojok
Karena bukan masalah benar ataupun salah
Namun kejadianlah yang menampakkan semua
Menyalahkan diri bukan berarti hina
Tapi kontrol terhadap emosi dan ambisi

Terlebih ketika tak ada benda yang menjadi bukti
Dan tak seorang pun bisa menjadi saksi
Menyimpan aib saudara itu mulia
Dan menghargai itu lebih utama

Kadang butuh berjam-jam
Untuk dapat menyalahkan diri
Untuk dapat menjaga emosi
Untuk dapat menjaga ambisi
Namun berapa hari pun itu terjadi
Itu lebih baik terjadi
Daripada tidak sama sekali
Read More..

Ingatan

                                                         03-11-2011
Lupa..
Kenapa tak juga mau pergi dari kepala
Membuat jalan jadi terasa berat
Membuat pundak menjadi serasa berbeban
Yang penting jadi maya
Yang biasa jadi sirna 
Satu tanda kelemahan jiwa
Satu tanda dari tindakan masa silam
Satu tanda dari cerita masa yang kelam

Lelah menanti..
Namun belum waktunya berhenti
Semua pasti akan terjadi
Dan pasti pula tak dapat dihindari
Walau sudah tahu mata hati
Tak dapat dirubah apa yang telah dilalui
Tak ada kesempatan untuk bisa meratapi
Dan tak ada waktu untuk dapat disesali

Namun....
Masih ada sekuntum kesempatan untuk memperbaiki
Masih diberi daya untuk mencegah yang kemudian terjadi
Masih ada cahaya untuk melangkahkan kaki dan hati
Masih ada pula jalan untuk dilalui

Mentari pasti kan bersinar kembali
Dengan cahaya nya yang indah berseri
Walau membuat basah tubuh ini
Namun yakin alam masih mau tersenyum menyapa hati
Sampai suatu waktu nanti

Dan jika malam tiba
Jangan biarkan berlalu begitu saja
Banyak permata dibalik gelapnya
Banyak hadiah dibalik dinginnya
Banyak senyuman bersama sepinya
Banyak keindahan dalam keheningannya
Ingat ketika berjuang bersama kawan
Menggali cahaya untuk masa depan
Merayap ditengah malam yang menawan
Walau siang baru mulai berjalan
Dan kadang dengan setengah dari semangat dan kebulatan













































































Read More..

Bayanganku

                                                            14-10-2011
Tiap jiwa punya jalan sendiri
Tiap kaki tangan memiliki ability
Tiap nafas punya bidangnya sendiri

Namun sayang..
Aku terlalu serakah
Ingin bisa menguasai semua
Hingga akhirnya puncak pun tak pernah bisa
Mengerti semua namun ahli bukan jalannya

Bagai susunan jari jemari
Bagai permukaan kulit nangka yang sedikit berduri
Bagai gunung-gunung yang duduk diatas bumi

Tak semua sama
Ada yang menjulang, tinggi, dan tegak
Ada yang sedang, berdiri, dan mendampingi
Ada pula yang rendah, diam, dan siap menghabisi
Ada juga yang datar, entah rendah atau tinggi

Tak seperti kaca dipermukaannya yang sama tampaknya
Tak seperti melamin yang halus juga kelihatannya
Rata namun benar-benar sama rupanya
Hingga tak dapat aku mengerti
Mana yang baik mana yang biasa
Mana yang bisa dan mana yang biasa
Mana yang benar-benar berkuasa atau yang hanya sekedar bisa

Terkadang
Mengajak kaki untuk mendaki itu sukar
Menarik hati menuju langit tertinggi itu sukar
Membawa tekad dan niat mengarah ketempat suci itu pun sukar

Terkadang memang butuh sepenggal perjuangan
Bagai sang bulan yang mengejar cahaya surya
Hanya untuk dapat menerangi si malam yang kadang kelam
Dan menyinari kegelapan yang kadang penuh kecaman
Read More..

Nafsu

                                                            13-10-2011
Kadang.....
Hati ini tergoda
Menggunakan selendang kesombongan Sang pencipta
Memiliki pernak pernik pujian untuk sang pencipta

Kadang......
Jiwa ini sangat tertarik
Memakai pakaian dusta dan sepatu tipuan
memakai celana maksiat dan keburukan

Kadang.......
Diri ini benar-benar berambisi
Mempunyai kalung iri
Memakai perhiasan penyakit hati

Sadar memang..
Selendang itu hanya milik-Nya
Pernak pernik itu hanya pantas untuk-Nya
Pakaian itu hanya pantas bagi si setan
Celana itu pun pantas hanya untuk si setan
Kalung itu hanya pantas untuk setan
Perhiasan itu pun pantas untuk setan

Namun tidak bagi kita
Yang hanya boleh menerima
Tak pantas memakai selendang dan pernak pernik-Nya
Kita hanya boleh tahu
Tak pantas mencoba yang telah dipakai setan

Akhirnya hati hanya bisa menjalani
Namun harus teliti dalam membatasi
Harus cermat ketika memiliki
Dan tegas ketika harus menguliti

Berat..
Namun luar biasa yang didapat
Sukar..
Namun dapat menjadi gempar
Read More..