Menjadi angin itu indah
Menyejukkan dikala gerah
Mendinginkan dikala panas
Mampu menjadi sumber tenaga
Kapal, Penerangan, Hiburan
Ada angin pula yang turut serta
Namun..
Tak sedap ketika dia murka
Tak hanya sebuah gubuk
Gedung pencakar langit pun
Mampu dia tidurkan
Tak hanya orang berumur
Si sehat pun mampu dia sakitkan
Menjadi air itu nikmat
Menyegarkan dikala panas dan penat
Mendinginkan perasaan yang lebat
Memadamkan amarah yang sesat
Mengalirkan kepuasan setelah dahaga
Menghapus keringat
Dan membersihkan pikiran yang tersumbat
Namun...
Ketika lupa diperhatikan
Dan lalai kasih sayang padanya
Ribuan nyawa pun dapat tertelan
Bangunan gagah pun mampu ia lahap
Bahkan pulau pun dapat ia hilangkan
Yang hidup menjadi mati
Yang bernafas dijemput alam baka
Dan mungkin seluruh daratan mampu ia lenyapkan
Menjadi api itu luar biasa
Menghangatkan dikala dingin
Menerangi dikala gelap
Membunuh penyakit dalam minuman
Menjadikan beras dapat dimakan
Api..
Yang selalu tampak gagah
Tampak berani dan tertantang
Namun....
Ketika semua mulai lalai
Ketika api tak terawat lagi
Ratusan rumah pun sirna
Ribuan jiwa pun terlahap
Ketakutan menjadi teman tidur
Dan ancaman menjadi sarapan
Isak tangis kesedihan menjadi santapan siangnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar