Nafsu

                                                            13-10-2011
Kadang.....
Hati ini tergoda
Menggunakan selendang kesombongan Sang pencipta
Memiliki pernak pernik pujian untuk sang pencipta

Kadang......
Jiwa ini sangat tertarik
Memakai pakaian dusta dan sepatu tipuan
memakai celana maksiat dan keburukan

Kadang.......
Diri ini benar-benar berambisi
Mempunyai kalung iri
Memakai perhiasan penyakit hati

Sadar memang..
Selendang itu hanya milik-Nya
Pernak pernik itu hanya pantas untuk-Nya
Pakaian itu hanya pantas bagi si setan
Celana itu pun pantas hanya untuk si setan
Kalung itu hanya pantas untuk setan
Perhiasan itu pun pantas untuk setan

Namun tidak bagi kita
Yang hanya boleh menerima
Tak pantas memakai selendang dan pernak pernik-Nya
Kita hanya boleh tahu
Tak pantas mencoba yang telah dipakai setan

Akhirnya hati hanya bisa menjalani
Namun harus teliti dalam membatasi
Harus cermat ketika memiliki
Dan tegas ketika harus menguliti

Berat..
Namun luar biasa yang didapat
Sukar..
Namun dapat menjadi gempar
Read More..

Hati mulai tak bisa menahan

                                                             13-10-2011

Satu hal yang membuat hati tak bertahan di sini

Satu hal yang membuat jiwa merasa ingin pergi
Satu hal yang membuat kaki ingin berlari

Satu hal yang membuat pikiran serasa mati

Ketika berdiri ditengah-tengah ketidakjujuran
Ketika duduk dalam barisan kecurangan
Ketika diam di tepian ketidakteraturan

Prinsip hati terasa ditendang pergi
Keyakinan terasa diinjak oleh belati
Teriris hati melihat kejujuran
  Diinjak mati hingga lenyap dari bumi
Tersayat hati mendengar kejujuran
  Diabaikan terkapar di tengah gurun mati

Sembilan hari lagi di sini
Kadang terasa lama
Kadang terasa cepat
Kadang begitu bersemangat
Kadang begitu bosan
Terutama ketika menjadi saksi diam
Melihat kejujuran dipermainkan dalam-dalam

Sayang...
Hati tak berani menentang
Karena tak ada daya untuk menantang

Sayang....
Hati hanya dapat menatap panjang
Hati hanya dapat melihat dengan tangisan
Hati hanya dapat mendengarkan kebisingan

Apa mungkin kelak
Aku harus hidup di tengah-tengah
Berat hingga nafas semakin terengah
Read More..

Menyapu Padangan

                                                             12-10-2011

Membersihkan yang ada dalam pikiran
Tak semudah yang direncanakan
Menjalankan yang sudah disusun rapi
Tak semudah yang sudah diperkirakan
Menghadapi hal kecil yang menanti
Tak semudah seperti yang dibayangkan

Berdiri di tepi hati
Menatap isi penuh dengan duri
Berjalan ditangga hati
Melihat keruhnya isi dalam pikiran
Duduk di bibir naluri
Berfikir tentang kebersihannya
Diam sejenak di pangkal naluri
Merenungi semua yang telah terlewati

Termenung di sudut hati
Merasakan sunyi di dalam sini
Sendiri..
Berada dalam aliran sungai sepi
Sendiri...
Tegak di tengah-tengah rimba sepi
Sendiri....
Tak beranjak walau tubuh telah penuh duri

Ingin pergi
Tapi jiwa ini belum ingin mati
Ingin beranjak
Namun hati ini masih enggan bergerak
Kadang terkekang dalam sempitnya bui
Kadang terhalang oleh zirah penuh api

Biarlah semua tetap terjadi
Biarlah semua dihadapi
Walau ujungnya menyakiti
Namun hati tak akan mati
Walau ditusuk oleh sebilah belati
Read More..

Menjaga

                                                             12-10-2011

Ada waktu ketika pikiran mulai merasa bosan
Ada masa dimana tenaga mulai terasa lelah
Ada saat untuk mengheningkan hati dengan sunyi

Ada detik-detik ketika niat mulai goyah
Ada menit-menit dimana semangat mulai mengabur
Ada hari-hari saat tekad mulai terbagi dan terpisah

Ketika bosan mulai menyelimuti
Dan letih mulai menggerogoti
Ketika keraguan mulai menemani
Dan kemalasan mulai menaungi

Hanya dua pilihan bagi hati menghadapi
Berjuang menantang dengan garang
Atau pasrah menerima dengan tenang

Sehingga hanya akan ada
Kita yang mengendalikan hidup
Atau hudup yang mengendalikan kita
Kita yang mengejar waktu
Atau waktu yang mengejar kita
Kita yang menguasai harta
Atau harta yang menguasai kita
Kita yang menetukan nasib
Atau nasib yang menentukan kita
Kita yang mengatur alam
Atau alam yang mengatur kita

Kadang .....
Hati perlu semangat dari masa lalu
Hati perlu niat dari waktu yang lalu
Hati perlu obat penyeimbang di masa depan
Pandangan cita-cita dan pandangan pengalaman
Untuk tetap bisa menghadapi segala sesuatu
Yang mungkin bisa membuat hati jadi batu
Read More..

Ketika saatnya tiba

                                                             11-10-2011

Ada saatnya...
Dimana diri ini harus berbuat
Memaksimalkan tenaga
Meningkatkan pikiran
Sumbang energi yang sedikit tersimpan

Lelah memang
Namun semua akan berlalu
Bagai udara yang masuk dalam paru
Bagai air dalam botol merdu
Bagai nyawa dalam tubuh yang satu
Hanya berdiam sebentar
Lalu sirna bersama takdirnya

Ada kalanya...
Dimana kaki harus mundur selangkah
Dimana hati harus henti sejenak
Menatap sedikit kearah masa lalu
Memandang sejenak pada yang akan berlalu

Ada kalanya jiwa ini harus pergi
Pergi dari segala keburukan yang mengikuti
Ada waktunya pula semangat ini harus pergi
Pergi dari rasa malas dan kebingungan
Ada waktu dimana niat harus mengurung diri
Membatasi hati dari rasa iri dan ingin memiliki

Ada masa dimana langkah harus mengalir bagai air
Ada masa dimana prinsip harus tegak bagai bambu
Ada masa dimana hati harus berjuang bagai elang
Dan ada masa dimana perbuatan harus berguna bagi semua insan
Walaupun harus berjuang sendiri, hidup sendiri, dan mati sendiri
Read More..

Dalam Naluri

                                                             10-10-2011

Dalam keheningan hati
Mencoba untuk menyadarkan diri
Dimana aku saat ini

Dalam angkuhnya jiwa
Mencoba mengerti masa
Kapan waktuku tiba

Mencoba untuk menjalani
Jalan terjal penuh duri
Bertabur kerikil dan jarum di ujung kaki
Sendiri...

Mencoba untuk mendaki
Tebing tinggi tanpa tali
Dan melambaii jurang mengajak mati
Sendiri...

Masih teringat kata
"Berjuang sendiri
 Hidup sendiri
 Mati pun sendiri"

Berjuang memang harus lahir dari hati
Dimulai dari diri sendiri
Tahu mana yang hak dan yang bathil
Jujur dalam setiap jalan yang dilalui

Hidup sendiri memang harus selalu siap
Karena suatu waktu pasti kan tiba juga
Dimana semua pergi dari kita
Meninggalkan jiwa di ujung tenda

Mati sendiri....
Memang harus begitu adanya
Kita mati hanya dengan hati
tanpa sanak atau family
Yang ada hanya jiwa yang menunggu lagi
Read More..

Mencoba untuk sadar

                                                             10-10-2011

Kadang..
Kita harus banyak belajar dari orang lain
Belajar dengan berbagai karakter
Belajar dari banyak watak
Berjumpa dengan jutaan kebiasaan

Ada yang berusaha untuk serius
Namun ternyata sulit daripada bercanda
Ada yang mencoba untuk marah
Tapi ternyata sukar daripada tertawa
Ada yang berusaha tampil perfect
Namun ternyata kesalahan kecil banyak terjadi

Banyak pula yang mencoba untuk dapat bercanda
Yang mencoba untuk dapat tersenyum dan tertawa
Dan mencoba untuk santai
Namun justru tersiksa karena tak bisa
Dan merasa aneh karena tak biasa
Dan tampak rupanya pun jadi sedikit gersang
Dan menjadi menyeramkan

Namun...
Banyak pula orang yang tampil apa adanya
Yang suka dengan canda dan tawa
Yang dingin dan yang perfect
Yang rajin dan yang malas
Pemarah, penyabar, dan lannya
Kadang mereka tak mau menjadi siapa-siapa
"Aku adalah aku" kata mereka
Hingga sikap merekapun hanya itu
Satu dalam sifat yang satu
Read More..

Happy BirthDay

Tak hanya satu atau dua hari
Namun pergi berhari-hari
Tak hanya satu atau dua minggu
Namun Berminggu-minggu kau harus menunggu
Tak hanya satu atau dua bulan
Namun harus berbulan-bulan kau menahan
Tak hanya satu atau dua detik
Namun berdetik-detik kau dengar banyak kritik
Tak hanya satu atau dua menit
Namun bermenit-menit kau menahan sakit
Tak hanya satu atau dua jam
Namun harus berjam-jam kau harus menemui malam
Dan mungkin tak hanya satu atau dua tahun
Namun harus bertahun-tahun air matamu selalu terayun

Melewati waktu demi waktu
Melalui malam-malam tanpa ragu
Berjalan diatas medan penuh batu
Dengan hati yang kadang mulai pilu

Menghadapi tanjakan demi tanjakan
Menemui banyak hambatan
Berjumpa dengan ribuan rintangan
Menginjak duri dan menelan tulang ringan
Menatap jutaan ancaman maupun kecaman

Dengan terlewatinya satu hari ini
Harapan mulai sedikit terangkat tinggi
Membawa udara segar menyambut hari

Semoga esok lebih cerah
Lebih dapat mengerti arti kehidupan
Dan melalui semua dengan senyuman
Semoga lebih indah dan luar biasa
Semoga semangat selalu menunggu hati
Dan dapat lebih berbhakti
Pada orang-orang yang dicintai
Read More..