11-04-2019
Kalau seandainya
Kukatakan bahwa yang terjadi
Sesuai dengan apa yang telah diprediksi
Mungkin bisa dikata
Bahwa sombong mulai merasuk dalam diri
Mengunci mati dari dalam hati
Kalau seandainya
Kukatakan bahwa yang tampak didepan mata
Sesuai dengan apa yang telah tertuang dalam peta
Mungkin bisa dikata
Bahwa tinggi hati telah meresap dalam jiwa
Kalau seandainya
Kukatakan bahwa yang menerpa kulit ini
Sesuai dengan apa yang terasa bagai perulangan hari
Mungkin bisa dikata
Takabur telah bercampur padu dalam nafas ini
Kalau seandainya
Kukatakan bahwa yang berlalu hari ini
Telah berlalu dimasa kemarin dalam mimpi
Mungkin bisa dikata
Aku telah lupa diri
Namun....
Beberapa kilas tak dapat dipungkiri
Seperti dalam dunia psikologi
Seperti dalam dunia humanity
Kehidupan memang bagai roda
Bumi pun selalu berputar
Bukan urusan atas bawah depan belakang
Tapi berputarnya roda bisa menjadi isyarat
Bahwa dimanapun berada polanya tetap sama
Entah itu watak atau karakternya
Entah itu wajah atau auranya
Entah itu suara atau suasananya
Entah itu momen atau kejadiannya
Entah itu kalimat atau kata-katanya
Entah itu aliran air atau hembusan udara
Entah itu gempa atau hanya debur ombaknya
Entah itu kesunyian atau keheningannya
Entah itu hiruk pikuk atau keramaiannya
Entah itu benda-benda atau aksesorisnya
Entah itu jiwa atau raganya
Entah itu kehidupan atau kematiannya
Semua bagai berputar mengelilingi satu sumbu yang sama
Hingga disini dan disana akan tetap ditemui
Walaupun dengan wujud yang berbeda
Atau apapun munculnya dengan hal yang benar berbeda
Akan ada secuil kesamaan
Setetes kesamaan
Atau bahkan sebait kesamaan
Hingga merasa begitu banyak dejavu dilalui
Dapat membuat padi semakin menunduk
Dapat juga membuat semakin tegak menjulang
Yang pasti...
Pola itu tetap ada
Dan seharusnya
Itu dapat membuat hidup semakin ringan
Semakin memahami
Semakin mengerti
Langkah apa yang harus dilepaskan
Niat apa yang harus diluncurkan
Seharusnya
Memejamkan mata pun
Akan semakin mudah
Semudah menghirup dan melepaskan nafas
Dari dalam jiwa