14-10-2015
Berdengung....
Bergemuruh...
Diantara telinga dan mata,
Ternyata nyamuk,
Sahabat kecil yang selalu ada
Menemani disetiap malam kelabu
Walau dalam kesendirianku
Mereka selalu ada menunggu
Namun sayang,
Mereka tak bisa menyebrangi lautan
Sehingga kesepian aku ditengah tengahnya..
Tampak indah rasanya
Menjadi seekor nyamuk
Lahir saat ini
Esok telah pergi
Dan kelak...tak ada hisab untuk mereka
Tak ada tanggung jawab yang begitu besar
Hanya rintangan manusia yang benci
Yang ringan tangannya untuk memburu mati
Tak perlu pula mereka berlama lama bernafas
Bersekolah dan bekerja
Mengikuti aturan aturan yang ada
Mereka hanya tinggal menjalani naluri
Kegiatan turun temurun setiap hari
Tak perlu mereka mengabdi
Berpindah dari satu titik ke titik jauh lainnya
Menjauh dari kumpulan
Dan berdiam sendiri
Hanya perlu bertahan hidup sehari,....
Nyamuk...nyamuk....nyamuk....
Terima kasih telah menjadi kawanku
Maaf,
Bila tanpa sengaja tangan ini membunuhmu
Atau kaki ini menindasmu
Maaf,
Bila kadang kontrol diriku lepas
Nafsu memburu begitu besar untuk mu
Hingga jariku penuh dengan darahmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar