Bertahan

                                                         27-10-2011
Terkadang..
Menjaga hati tetap pada jalan yang seharusnya
Seperti menjaga awan tetap ada

Terkadang...
Menjaga pikiran tetap bersih
Tangan dan kaki mendekati suci
Dan jiwa tetap berdiri
Bagai menjaga angin tetap berhembus di bumi
Bagai menjaga malam tetap menemani

Terkadang....
Menjaga semangat tetap ada
Bagai menjaga jantung tetap berdetak
Menjaga langkah tetap tegak
Bagai menjaga nafas tetap ada
Menjaga suara tak menyakiti
Bagai menjaga darah tetap mengaliri
Menjaga niat tak menyimpang
Bagai menjaga laut tetap menggenang

Semakin ingin mendaki
Semakin berat langkah kaki
Semakin tampak jauh puncak bumi
Semakin luas pandangan dijangkaui
Semakin banyak beban menghampiri
Namun hati semakin diuji
Dan jiwa ingin melewati
Read More..

Sekarang

                                                           10-2011
Kini aku duduk disini
Ditengah barisan bambu yang tegak berdiri
Dipinggir jalan yang sedikit berbatu
Dengan suasana yang dapat menipu

Kupandang bambu-bambu itu
Mereka tergoyang menahan hantaman angin
Kubayangkan jika hanya ada satu batang saja
Dia tetap dapat menahan pukulan badai ditangah medan
Walau harus terpontang panting
Dia mampu berdiri tegap dan perkasa

Tak seperti manusia yang sebagian
Hanya kuat ketika bersama kawan
Hanya jika ramai tampak menakutkan
Hanya jika berkelompok tampak perkasa dan menawan

Namun..
Ketika berdiri dengan nafasnya sendiri
Tak ada daya maupun sedikit upaya
Bahkan suara pun tak ada
Kadang juga memalukan semua
Berjalanpun kadang tak bisa
Kadang dalam hidup mereka pilih binasa
Read More..

Kendali diri

                                                                 10-2011
Menguasai hati..
Kadang mudah kadang pula susah
Menguasai mata...
Kadang ringan kadang pula beban
Menguasai kaki dan tangan
Kadang biasa kdang pula extra
Mengatur ambisi dan emosi
Kadang kecil kadang pula besar halangannya
Mengatur hasrat dan tingginya ego
Kadang sebesar debu kadang sebesar kepala batu
Mengatur nafsu dan nalar yang diburu
Kadang semudah membalik telapak tangan
Kadang pula semudah membalik waktu ke masa lalu

Kaki biasa mundur selangkah
Untuk melihat apa yang akan tiba
Untuk mengatur ulang apa yang akan terjadi
Untuk menentukan apa yang akan dicapai
Namun...
Kadang hati terlalu lemah
Hingga satu langkah dibelakang malah dapat menjatuhkan
Jiwa pun kadang mudah tertekan
Hingga pandangan masa depan tampak buram dan mengerikan
Satu langkah dibelakang pun kadang tampak mencekam
Harusnya membangun pondasi yang menguatkan
Tapi kadang dapat terpeleset jatuh terlalu jauh kedalam

Namun..
Kadang jatuh terlalu dalam itu menguntungkan
Karena menjadi semakin tahu apa yang harus dilakukan
Karena menjadi sebuah pengalaman yang dapat memberikan
Indah namun sedikit sakit jika terus dirasakan
Indah namun sedikit perih jika terlalu ditelan
Read More..

Sedikit Menyimak

                                                            19-10-2011
Jika saja ingin berhenti sejenak
Menyimak rintik-rintik hujan yang indah
Betapa merdunya irama tanpa kocak
Berdentum menyusun langkah demi langkah

Jika saja ingin berhenti sesaat
Menatap bayang-bayang warna terik surya
Betapa indahnya kata ketika dapat terbaca
menghiasi bumi dengan sejuknya sajak menyapa

Jika saja ingin berhenti walau sekejap mata
Memandang rapinya daun ranting dan dahan berserakan
Betapa indahnya rangkaian garis dan warna
Melengkapi dunia dengan pesan yang nyata

Jika saja ingin berhenti walau tak menghampiri
Melihat aliran air walau dipermukaannya yang tampak suci
Betapa cantiknya kalimat tanpa cela yang mampu menggetarkan hati
Mengalir kaligrafi dalam arusnya yang murni

Jika saja ingin berhenti sedikit untuk merenungi
Merasakan hembusan angin diatas tanah dibawah langit yang mengelilingi
Betapa segarnya manfaat yang ditiup dalam hati
Menyusuri nafsu naluri dan nurani disetiap pori

Jika saja ingin berhenti untuk berfikir
Memikirkan dunia dengan segala isi
Betapa megahnya segala posisi yang telah ditempati
Mematuhi alur yang sudah ditetapi

Jika saja mau memahami
Dunia sebenarnya sangatlah indah
Dengan semua rahasia yang terlindungi
Dengan semua ketentuan yang tak membuat gerah

Hanya tinggal kita
Mau mampu dan adakah niat dalam dada
Maukah mencoba hingga akhirnya bisa
Atau menyerah pada keterbatasan yang peka
Read More..

Persepsi

                                                           18-10-2011
Apa yang kita lihat
Kadang berbeda dengan apa yang dilihat orang
Walaupun sama dalam tema
Dan sama dalam masa
Namun sudut yang dipakai berbeda
Maka beda pula isinya

Kadang orang lebih benar dari kita
Kadang pula kita lebih realita
Namun kadang harus memilih satu hal mulia
Menyalahkan diri itu terkadang lebih bijak
Daripada menjadikan seseorang menjadi terpojok
Karena bukan masalah benar ataupun salah
Namun kejadianlah yang menampakkan semua
Menyalahkan diri bukan berarti hina
Tapi kontrol terhadap emosi dan ambisi

Terlebih ketika tak ada benda yang menjadi bukti
Dan tak seorang pun bisa menjadi saksi
Menyimpan aib saudara itu mulia
Dan menghargai itu lebih utama

Kadang butuh berjam-jam
Untuk dapat menyalahkan diri
Untuk dapat menjaga emosi
Untuk dapat menjaga ambisi
Namun berapa hari pun itu terjadi
Itu lebih baik terjadi
Daripada tidak sama sekali
Read More..

Ingatan

                                                         03-11-2011
Lupa..
Kenapa tak juga mau pergi dari kepala
Membuat jalan jadi terasa berat
Membuat pundak menjadi serasa berbeban
Yang penting jadi maya
Yang biasa jadi sirna 
Satu tanda kelemahan jiwa
Satu tanda dari tindakan masa silam
Satu tanda dari cerita masa yang kelam

Lelah menanti..
Namun belum waktunya berhenti
Semua pasti akan terjadi
Dan pasti pula tak dapat dihindari
Walau sudah tahu mata hati
Tak dapat dirubah apa yang telah dilalui
Tak ada kesempatan untuk bisa meratapi
Dan tak ada waktu untuk dapat disesali

Namun....
Masih ada sekuntum kesempatan untuk memperbaiki
Masih diberi daya untuk mencegah yang kemudian terjadi
Masih ada cahaya untuk melangkahkan kaki dan hati
Masih ada pula jalan untuk dilalui

Mentari pasti kan bersinar kembali
Dengan cahaya nya yang indah berseri
Walau membuat basah tubuh ini
Namun yakin alam masih mau tersenyum menyapa hati
Sampai suatu waktu nanti

Dan jika malam tiba
Jangan biarkan berlalu begitu saja
Banyak permata dibalik gelapnya
Banyak hadiah dibalik dinginnya
Banyak senyuman bersama sepinya
Banyak keindahan dalam keheningannya
Ingat ketika berjuang bersama kawan
Menggali cahaya untuk masa depan
Merayap ditengah malam yang menawan
Walau siang baru mulai berjalan
Dan kadang dengan setengah dari semangat dan kebulatan













































































Read More..

Bayanganku

                                                            14-10-2011
Tiap jiwa punya jalan sendiri
Tiap kaki tangan memiliki ability
Tiap nafas punya bidangnya sendiri

Namun sayang..
Aku terlalu serakah
Ingin bisa menguasai semua
Hingga akhirnya puncak pun tak pernah bisa
Mengerti semua namun ahli bukan jalannya

Bagai susunan jari jemari
Bagai permukaan kulit nangka yang sedikit berduri
Bagai gunung-gunung yang duduk diatas bumi

Tak semua sama
Ada yang menjulang, tinggi, dan tegak
Ada yang sedang, berdiri, dan mendampingi
Ada pula yang rendah, diam, dan siap menghabisi
Ada juga yang datar, entah rendah atau tinggi

Tak seperti kaca dipermukaannya yang sama tampaknya
Tak seperti melamin yang halus juga kelihatannya
Rata namun benar-benar sama rupanya
Hingga tak dapat aku mengerti
Mana yang baik mana yang biasa
Mana yang bisa dan mana yang biasa
Mana yang benar-benar berkuasa atau yang hanya sekedar bisa

Terkadang
Mengajak kaki untuk mendaki itu sukar
Menarik hati menuju langit tertinggi itu sukar
Membawa tekad dan niat mengarah ketempat suci itu pun sukar

Terkadang memang butuh sepenggal perjuangan
Bagai sang bulan yang mengejar cahaya surya
Hanya untuk dapat menerangi si malam yang kadang kelam
Dan menyinari kegelapan yang kadang penuh kecaman
Read More..

Nafsu

                                                            13-10-2011
Kadang.....
Hati ini tergoda
Menggunakan selendang kesombongan Sang pencipta
Memiliki pernak pernik pujian untuk sang pencipta

Kadang......
Jiwa ini sangat tertarik
Memakai pakaian dusta dan sepatu tipuan
memakai celana maksiat dan keburukan

Kadang.......
Diri ini benar-benar berambisi
Mempunyai kalung iri
Memakai perhiasan penyakit hati

Sadar memang..
Selendang itu hanya milik-Nya
Pernak pernik itu hanya pantas untuk-Nya
Pakaian itu hanya pantas bagi si setan
Celana itu pun pantas hanya untuk si setan
Kalung itu hanya pantas untuk setan
Perhiasan itu pun pantas untuk setan

Namun tidak bagi kita
Yang hanya boleh menerima
Tak pantas memakai selendang dan pernak pernik-Nya
Kita hanya boleh tahu
Tak pantas mencoba yang telah dipakai setan

Akhirnya hati hanya bisa menjalani
Namun harus teliti dalam membatasi
Harus cermat ketika memiliki
Dan tegas ketika harus menguliti

Berat..
Namun luar biasa yang didapat
Sukar..
Namun dapat menjadi gempar
Read More..