22-10-2012
Aku memiliki seekor nafas
Cheetah...
Tinggal bersama sekian lama
Seatap serumah seperjalanan
Namun sayang..
Aku buat kesalahan besar
Ku didik ia menjadi kuat, lincah, dan cepat
Ku didik ia menjadi perkasa dan penakluk
Seharusnya..
Kutanamkan dalam jiwanya
Keasabaran dan ketabahan
Penurut dan tak gampang takluk
Defensive dan tajam nurani
Ia semakin susah dimengerti
Berkali-kali jeruji ia hancurkan
Liar dan semakin menakutkan
Bahkan sukar bagiku menaklukan
Susah bagiku menjinakkan
Lincah ia mencari celah
Mencari peluang memangsa kemaksiatan
Dan menjadikan zina santapan malam
Segala ketabahan ditaklukan
Ikhlas dan menahan ia lunturkan
Tak ada lagi ingat baginya
Apa yang selalu diwiridkanya
Tangkas ia menuruti goda
Cepat ia sesat
Cepat ia bejat
Susah..
Mengendalikannya...
Cheetah itu
Bernama
NAFSA
Ia berlari mendesak
Membuat keraguan
Menggetarkan cinta yang tertanam
Meruntuhkan cinta yang perkasa
Berputar memeningkan pandangan
Membutakan perasaan
Dan menyamarkan sentuhan
Membuat cinta jadi senyap
Membuat cinta jadi santapan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar