Ibarat Air

                                                                 22-02-2012
Air...
Kadang terasa begitu menyejukkan
Menyejukkan hati yang gerah dan gundah
Menyejukkan jiwa dalam lautan yang marah
Menyejukkan pikiran dalam malam menekan
Menyejukkan mata dalam genggaman kegelapan
Menyejukkan pendengaran yang mulai resah

Bersiap untuk resiko terburuk..
Itulah kiranya sepucuk kata dariku untuk sang Air
Menikmati kesejukannya kadang membuat orang lupa
Lupa pada apa yang telah dilalui
Lupa pada apa yang telah diperjuangkan
Lupa pada semua tangga yang berhasil ditaklukan

Hingga ketika sang Air itu bergolak
Tak ada yang bisa menghindar darinya
Ada yang tertelan dalam kenikmatan sejuknya
Ada yang tertindas dalam keindahan dinginnya
Ada yang terperosok dalam kesegaran sentuhannya
Ada pula yang tersiksa dalam basahnya

Banyak yang telah jadi korban keindahannya
Namun sayang tak menjadi pelajaran bagi yang lainnya
Banyak yang telah jadi korban kesejukkannya
Namun sayang tak menjadi contoh yang lainnya

Banyak yang terbuai penampilannya
Banyak yang begitu terpesona keindahannya
Banyak yang terhasut kenikmatannya

Yang begitu menyedihkan..
Ketika yang terlahap oleh Air
Berpenampilan begitu mengecoh
Keluar masuk rumah suci
Menghadap tampak kusyuk dan syahdu
Namun sayang.........
Mereka belum mengerti tentang air......

Kadang memang tampak susah
Kadang memang tampak berat menempa

Hatiku mulai mengamatinya ketika tumbuh dulu
Jiwaku mulai mendekatinya ketika kecil dulu
Perasaanku mencoba menyentuhnya mulai masa lalu
Namun ....
Hingga kini,
Diri ini masih mencoba memahami......
Setetes air yang jatuh dari ketinggian
Disatu sisi membuat waspada yang mengerti
Disatu sisi membuat berbesar hati
Dan kini...Banyak yang mengaku merasa tahu
Namun......kosong...

Sekian kali Air jadi perumpamaan
Seperti udang dibalik batu
Air hanya sebuah contoh dari kejadian
Air hanya sebuah perantara pesan
Dari kita.......Untuk kita......Semua

| Free Bussines? |

Tidak ada komentar:

Posting Komentar