17-02-2012
Uang lagi……………..Uang lagi…………… \
Uang lagi……………..Uang lagi…………… \
Uang dimata mereka memang segalanya
Tapi dihatiku hanya sebuah rizqi yang dititipkan
untukku
Yang akan membantuku memperdalam keyakinanku
Dan membantuku Menambah rasa Syukurku
Aku heran ketika tahu ekspresi
banyak orang
Yang merasa aneh melihatku seakan tak doyan dengan uang….
Yang merasa aneh melihatku seakan tak butuh dengan uang….
Padahal…..hanya pola pikir dan pahitnya jalan hidup saja yang berbeda..
Menurut bayanganku mereka tak akan pernah bisa mengerti
Bagaimana indahnya kenangan
Ketika 2 hari 2 malam tanpa makan
Ketika menahan sakitnya lapar ditengah keramaian
Ketika menahan dahaga hingga tubuh hampir tak berdaya
Ketika menjalani janji bersepeda puluhan kilometer
Ketika berjalan 3 kilometer setiap hari
Ketika mencoba memahami apa arti kehidupan
Ketika mencoba mengerti apa arti kesabaran
Ketika mencoba tahu apa itu ketabahan
Ketika mencoba menjalani apa yang telah ditakdirkan
Ketika manyaksikan pedihnya kehidupan
Ketika merasakan sedikit kegelapan
Ketika melihat apa yang tak seharusnya dilihat
Dan betapa indahnya kenangan
Ketika mendapat mimpi..
Bahwa KIAMAT telah di depan mata
Di samping telinga
Di atas ubun-ubun
Mereka tak pernah bisa merasakan betapa nikmatnya makanan
Dari uang yang halal
Dari uang hasil keringat
Dari uang yang memang hak untuk dimiliki di hadapan Illahi
Mereka tak pernah bisa merasakan….
Betapa bangganya ketika menghadap pada Illahi
Mengatakan…
“ Ya Allah…..Lihatlah aku,
“ Ya Allah…..Terima kasih untuk semuanya
“ Ya Allah…..Engkau maha tahu
“ Maka Engkaulah saksi dari hambamu ini
“ Setelah kegelapan menyelimutiku dulu
“ Setelah kabut menghalangi jalanku dulu
“ Setelah lumpur menguji imanku dulu
“ Saksikanlah aku kini, Aku mohon izin Mu
“ Izinkanlah aku berbangga diri dihadapan MU
“ Karena aku telah mampu berjuang….Menjaga apa yang telah Kau titipkan
“ Apa yang menjadi hak ku, maka aku menerimanya
“ Apa yang bukan hak ku, biarkan aku menolaknya
“ Namun…Tunjukkanlah aku jalan
“ Berikanlah aku bantuan
“ Berikanlah aku pertolongan
“ Menghadapi makhluq-makhluq Mu
“ yang di depan mereka memakai Topeng keagungan MU
“ Namun dibelakang mereka meminta yang bukan hak
“ Meminta yang menyiksa dan menyakiti hati orang lain
“ Dan Mereka berprasangka serta mempergunjing
“ Serta Mereka mencipta fitnah yang begitu menggelapkan pandangan
“ Ya Allah..
“ Bantulah hambaMu ini untuk kuat dan bertahan
“ Serta dapat menarik jalan lurus
“ Walau Kejahiliahan menghadang
“ Walau fitnah telah menjadi peringatan
“ Walau gunjingan dan prasangka menjadi jurang
Apakah mereka bisa merasakan betapa indahnya
Ketika berdialog seperti itu dengan Allah Tuhanku
Sudah pernah ku katakana
Hidupku sudah ada yang menanggungnya
Tak perlu aku minta
Tak perlu aku tunggu
Allah sudah memberi paket untukku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar