26-02-2012
Pagi....
Saat jendela mata mulai terbuka
Tampak segar hamparan sinar surya
Berhambur memadati wajah yang sedikit gerah
Kulihat menyudut memenuhi ruang pekat ini
Sinarnya melumat semua yang ada
Disela lemari perasaan
Dicelah pintu jiwa yang tampak berantakan
Diantara dua mata yang sembab oleh kegelapan
Masih berfikir riskan hal yang itu-itu saja
Yang tak akan pernah habis walau cahaya mulai padam
Yang tak akan sirna sebelum dunia berpindah alam
Teringat wajah-wajah itu
Teringat senyuman menyimpan sayatan
Teringat kata yang menyakitkan
Wajah dimana kerakusan harta menggerogoti
Wajah dimana tiada pernah paham apa maknanya
Wajah yang tak pernah puas apa yang ada di hamparan tangan
Wajah yang tak pernah mengerti artinya dunia
Wajah...yang menipu dengan sikap sesaatnya
Wajah ..yang menipu dengan penampilannya
Wajah...yang menipu dengan sujud dan wudlunya
Wajah itu...
Yang membuat hati menjadi gelap pekat berserat
Senyum itu...
Senyuman yang menyimpan banyak tanda maksiat
Senyuman yang menyimpan banyak pemaksaan
Senyuman yang menyimpan banyak kelicikan
Senyuman yang menipu...
Menipu dengan raut senyum pengharapan
Menipu dengan raut senyum kebaikan
Menipu dengan raut senyum dendam
Menipu dengan raut senyum kebejatan
Senyum itu...
Yang membuat hati menjadi kasar bergerigi duri
Kata kata itu...
Kata yang sakit didengar telinga
Kata yang sakit dipandang mata
Kata minta dengan paksa membawa nista
Kata yang busuk mengandung kelicikan bara
Kata yang hina menyimpan sejuta aniaya
Kata-katayang menipu..
Menipu dengan nada minta
Namun memaksa sangat dalam terpanjat
Menipu dengan nada pengharapan
Namun menikam dengan kecam
Menipu dengan suara tampak tulus
Namun menghujat dalam ancaman
Menipu dengan irama indah
Namun mematikan
Kata-kata itu...
Yang membuat hati jadi buta berselimut hina
Namun...kini diri ada diantaranya
Berdiri sendiri hampir tanpa kawan bersama
Duduk sendiri mempertahankan keyakinan yang ada
Ingin rasa berlari namun jiwa menahan jangan sirna
Semua....hanya sebagai batu bagi hati
Semua...hanya sebagai irama dalam kehidupan
Semua...hanya sebagai soal yan di uji
Semua...
Hanya sebagai jalan menuju hari
Hari dimana semua akan berhanti
Berhenti dari semua.....
Bahkan berhenti dari semua kehidupan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar